MATA LELAKI - Media sosial sekarang sudah jadi tempat bagi beberapa orang untuk pamer aktivitas harian, dari momen bahagia sampai menjadi tempat untuk mencurahkan isi hati. Bagi kebanyakan orang, posting story, foto, atau status itu sudah jadi hal yang biasa di kehidupan sehari-hari. Bahkan rasanya kalau tidak update sama sekali, sudah dianggap hilang bagai ditelan bumi.
Tapi di sisi lain, ada juga orang yang punya akun media sosial tapi isinya minim atau bahkan kosong. Jadi, sebenarnya apa alasan di balik orang yang memilih untuk jarang posting di media sosial? Berikut beberapa alasannya yang mungkin perlu kalian ketahui sebelum menghakimi orang tersebut tidak punya kehidupan.
1. Mengutamakan Hubungan Nyata Secara Langsung
Source: katadata.co.id
Salah satu alasan orang jarang posting di media sosial adalah karena mereka lebih menghargai interaksi tatap muka secara langsung. Hubungan yang dibangun langsung terasa lebih jujur dan nyata dibanding komunikasi lewat gadget.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan media sosial berlebihan bisa meningkatkan rasa kesepian dan menurunkan kualitas interaksi di dunia nyata. Meski terlihat ramai di dunia digital, interaksi tersebut justru bisa menciptakan jarak emosional.
Karena itu, orang yang jarang posting biasanya memilih untuk benar-benar hadir saat bertemu keluarga atau teman, dengan fokus pada percakapan, ekspresi, dan momen kebersamaan.
2. Sadar Pentingnya Batasan Privasi
Source: myrobin.id
Alasan berikutnya orang jarang posting di media sosial berkaitan dengan kesadaran menjaga batasan diri. Bagi mereka, tidak semua hal dalam hidup perlu diketahui orang lain. Sebagian orang memegang prinsip kuat soal privasi. Mereka paham bahwa kehidupan pribadi, hubungan keluarga, hingga urusan emosional punya ruang tersendiri yang tidak selalu pantas dibagikan ke publik.
3. Privasi Sebagai Kekuatan Pribadi
Source: govtech.com
Di tengah kehidupan serba digital, memilih untuk tidak banyak membagikan hal di media sosial justru bisa menjadi sebuah kekuatan. Inilah salah satu alasan mengapa ada orang yang jarang posting. Bagi mereka, kendali atas diri sendiri adalah hal utama. Dengan tidak membuka seluruh sisi kehidupan ke publik, seseorang lebih leluasa menentukan apa yang ingin dibagikan dan kepada siapa, tanpa harus terpengaruh opini atau tanggapan orang lain.
4. Fokus Menikmati Momen Tanpa Gangguan
Source: greatmind.id
Banyak orang jarang posting karena ingin benar-benar menikmati momen yang sedang dijalani. Saat bersama keluarga atau orang terdekat, perhatian mereka tidak teralihkan oleh keinginan atau “kewajiban” untuk mengunggah sesuatu. Sikap ini membuat mereka lebih peka terhadap apa yang terjadi di sekitar. Bagi mereka, kenangan tidak selalu harus disimpan dalam bentuk unggahan, cukup dirasakan dan diingat.
5. Menjaga Diri dari Perbandingan Sosial
Source: idntimes.com
Media sosial seringkali menampilkan sisi terbaik dari kehidupan seseorang, yang tanpa disadari bisa memicu kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain. Mereka yang jarang posting biasanya tidak ingin terjebak dalam pola perbandingan ini karena paham bahwa apa yang terlihat di layar belum tentu mencerminkan kondisi sebenarnya.
Sejumlah riset juga menunjukkan bahwa melihat unggahan orang lain dapat memicu penilaian negatif terhadap diri sendiri dan menurunkan kepuasan hidup. Karena itu, mereka memilih fokus pada perjalanan hidupnya sendiri tanpa terdistraksi oleh pencapaian orang lain.
Itulah beberapa alasan di balik orang yang jarang posting di media sosial. Jadi tidak perlu heran jika ada teman yang jarang terlihat aktif di timeline atau story. Bukan berarti ia introvert atau tidak punya kehidupan, bisa jadi dia sedang menikmati hidup tanpa merasa perlu membagikannya ke publik, karena setiap orang punya cara berbeda dalam menggunakan media sosial.