Tuesday Mar 31, 2026 16:16
Featured

Ciri-ciri People Pleaser, Kalian Termasuk?

Ciri-ciri People Pleaser, Kalian Termasuk?

MATA LELAKI - Keinginan untuk menyenangkan orang lain merupakan hal yang normal. Tapi jika dilakukan berlebihan, kebiasaan ini bisa bikin seseorang lelah secara mental dan memengaruhi kualitas hidup. Dalam psikologi, perilaku tersebut sering disebut people pleasing, yaitu kondisi ketika seseorang terlalu butuh pengakuan atau validasi dari orang lain. Toru Sato, seorang psikolog dari Shippensburg University, menjelaskan bahwa dorongan untuk menyenangkan orang lain memang ada pada setiap orang, tetapi pada beberapa kasus hal ini muncul karena seseorang merasa harus terlihat berharga di mata orang lain.

Ciri-ciri People Pleaser

Ciri-ciri People Pleaser, Kalian Termasuk?
Source: bromen.id

Menurut Sato, orang yang punya kecenderungan people pleasing biasanya sangat mengandalkan opini dari luar. Mereka merasa belum cukup baik kalau tidak mendapatkan penerimaan atau pujian dari orang sekitar. “Mereka merasa tidak cukup baik, dan berpikir mereka membutuhkan orang lain untuk menyukai mereka,” ujarnya. Akibatnya, mereka sering sulit menolak permintaan orang lain, rela mengorbankan kebutuhan pribadi, dan terlalu memikirkan bagaimana orang melihat mereka.

Kenapa Orang Bisa Menjadi People Pleaser?

Ciri-ciri People Pleaser, Kalian Termasuk?
Source: glints.com

Sato menyebut perilaku ini terkait dengan sifat kepribadian bernama sociotropy, yaitu kecenderungan untuk menempatkan hubungan sosial sebagai sumber utama nilai diri. Orang dengan karakter ini sangat mengutamakan persetujuan orang lain dan mudah terpengaruh oleh penilaian sosial. Kalau feedback atau respon yang didapat tidak sesuai harapan, mereka bisa merasa sangat tersakiti, karena rasa berharga mereka terlalu bergantung pada penerimaan dari luar.

Apakah People Pleaser Selamanya Buruk?

Ciri-ciri People Pleaser, Kalian Termasuk?
Source: eigeradventure.com

Mariko Visserman, psikolog sosial dari University of Sussex, menambahkan bahwa motivasi di balik perilaku people pleaser adalah faktor kunci. Kalau pengorbanan dilakukan memang karena peduli, hasilnya bisa positif. Tapi jika alasannya hanya untuk menghindari konflik atau takut ditolak, justru bisa membuat diri sendiri rugi. “Kadang seseorang berkorban hanya agar tidak terjadi ketegangan atau supaya tidak dianggap buruk sebagai pasangan,” kata Visserman.

Cara Mengurangi Kebiasaan People Pleasing

Ciri-ciri People Pleaser, Kalian Termasuk?
Source: worldtribune.org

1. Bangun rasa percaya diri

Sato menyarankan agar seseorang tidak menggantungkan rasa berharga diri pada orang lain. Memperkuat nilai diri lewat prinsip hidup, tujuan personal, dan hal-hal internal lainnya bisa membuat emosi lebih stabil dan tidak mudah goyah hanya karena pendapat orang.

2. Lebih peka terhadap pikiran dan perasaan sendiri

Melatih kesadaran diri (mindfulness) membantu kita memahami apa yang sebenarnya kita mau. Dengan begitu, kita tidak mudah bilang “iya” hanya karena ingin dianggap baik, tapi bisa berpikir jernih sebelum membuat keputusan. Ini juga membantu membedakan mana keinginan pribadi dan mana tekanan dari lingkungan.

3. Biasakan diri untuk berkata “tidak

Mengubah kebiasaan ini memang tidak instan. Mulailah dengan mengenali situasi atau orang yang bikin kalian cenderung menuruti semua permintaan. Setelah itu, siapkan jawaban yang tegas tapi tetap sopan. Langkah kecil seperti ini membantu membangun batasan yang sehat tanpa merusak hubungan.

Menyenangkan orang lain pada dasarnya bukan hal yang salah. Yang penting adalah tetap sadar pada batasan diri dan tidak memaksakan sesuatu yang bisa merugikan kesehatan mental. Dengan menjaga keseimbangan antara membantu orang lain dan memenuhi kebutuhan pribadi, hubungan yang terjalin pun akan terasa lebih sehat dan tidak melelahkan.

You may also like

Leave a comment