Veronica Lee, Mojang Garut yang Menjadi Female DJ

Veronica Lee, Mojang Garut yang Menjadi Female DJ Sumber: Pojok Garut

MATA LELAKI - Memiliki profesi sebagai seorang DJ bisa dikatakan spesial karena di Indonesia sendiri, profesi sebagai seorang DJ bisa dikatakan langka. Pasalnya, seorang DJ tidak saja harus piawai dalam memainkan musik, akan tetapi harus juga bisa menjadi seorang operator. Seorang DJ juga harus bisa meracik, memodifikasi dan juga menghibur penonton dalam satu waktu yang bersamaan.

Melihat peluang tersebut, seorang mojang asal Garut bernama Veronica Lee mencoba peruntungan untuk menekuni profesi sebagai seorang female DJ. Dirinya tertarik dan merasa tertantang untuk mengulik musik-musik genre dance agar menjadi sebuah alunan yang enak untuk didengar. Menurut Veronica, seorang DJ harus bisa terampil menyusun lagu agar pendengar bisa terbawa dalam alunan musik.

Dirinya sudah lima tahun terakhir ini menekuni profesinya sebagai seorang female DJ dan sudah sering melakukan show di berbagai kota besar di Indonesia. Sebut saja seperti Denpasar, Pekanbaru, Batam, dan juga Kupang yang sudah pernah disinggahi oleh Veronica Lee. Veronica Lee mulai menyukai dunia musik EDM ketika dirinya duduk di bangku kelas 2 SMA.

#
Foto: Pojok Garut

 

Karena kecintaannya terhadap musik EDM itulah yang membuatnya bergabung dengan salah satu sekolah DJ di Bandung tahun 2013. Veronica belajar menjadi seorang DJ profesional di Ijoel DJ School Bandung. Dirinya merasa beruntung bisa belajar menjadi DJ lewat sekolah DJ karena bisa menambah wawasan mengenai dunia DJ ini secara luas.

Selain itu dirinya juga mempelajari dasar-dasar dalam bermain DJ seperti pengenalan alat dan instrumen, kemudian pengenalan dasar terhadap genre musik. Selesai menempuh pendidikan di Ijoel DJ School tersebut dirinya mendapat banyak undangan di berbagai acara. Sebagai seorang DJ pemula, saat itu Veronica mendapat banyak undangan dari kegiatan komunitas otomotif, pentas seni kampus, dan juga acara ulang tahun.

Dirinya memiliki sebuah pengalaman unik di mana saat tu masih belum memiliki peralatan DJ. Sebagai seorang DJ pemula, saat itu masih diberi honor dengan jumlah yang tidak terlalu besar. Namun dengan keinginannya yang kuat untuk menjadi DJ profesional, dirinya mulai mengumpulkan hasil dari manggungnya tersebut untuk bisa membeli seperangkat instrumen DJ sendiri.

Leave a Comment