Wednesday Nov 30, 2022 01:21

Top 5 Best DJ EDM Tahun 2019 (Part 3 - END)

Top 5 Best DJ EDM Tahun 2019 (Part 3 - END)

MATA LELAKI - Setelah kami merangkum, top 2019 DJ di part 1 dan juga part 2, maka kali ini kami akan merangkum, sisa Top 5 DJ EDM di tahun 2019 part 3. Sama seperti di Part 1 dan juga Part 2, DJ yang masuk di sini, pasti sudah anda kenal dan familiar semua. Lagu-lagu dari mereka, sudah masuk ke berbagai daftar Top 40, Top 20 Billboard Dunia dan sudah masuk ke dalam penghargaan Grammy Award ataupun dari DJ Mags. Lantas siapakah ke-5 DJ tersebut?

1. Skrillex

Top 5 Best DJ EDM Tahun 2019 (Part 3 - END)
Sumber: EDM.com

 

Skrillex adalah seorang produser rekaman asal Amerika, DJ, penyanyi, penulis lagu dan juga seorang musisi. Ia merilis Scary Monsters dan Nice Sprites EP pada 2010 dan More Monsters and Sprites EP pada 2011. Pada tanggal 30 November 2011, Skrillex berhasil menerima penghargaan lima nominasi Grammy Award 54th. Penghargaan tersebut antara lain Best New Artist, Best Dance Album, Best Dance Recording dan juga Best Remixed Terbaik dan Non-Klasik.

Skrillex telah memenangkan delapan Grammy Awards dan memegang rekor dunia untuk sebagian besar Grammy yang dimenangkan oleh artis Electronic Dance Music. Skrillex merilis "Arms Around You" pada 25 Oktober 2018. Ini adalah kolaborasi yang menampilkan XXXTentacion, Lil Pump, Maluma dan Swae Lee.

2. R3HAB

Top 5 Best DJ EDM Tahun 2019 (Part 3 - END)
Sumber: Youtube.com

 

R3HAB adalah seorang DJ dari negara Belanda, selain itu dirinya juga merupakan seorang produser rekaman dan remixer dari rumah rekaman Breda.  Bersama dengan Afrojack dan Chuckie, ia adalah salah satu pendukung dari musik modern dutch. Selama WMC 2012 di Miami, Amerika Serikat, R3HAB memenangkan IDMA Best Breakthrough Artist Award. Rilis lagunya yang paling menonjol hingga saat ini adalah "Pump The Party" yang diproduksi bersama dengan Ferruccio Salvo, "The Bottle Song", dirilis di Wall Recordings dan "Prutata", yang merupakan kolaborasi pertama R3HAB dengan Afrojack.

3. Armin Van Buuren

Top 5 Best DJ EDM Tahun 2019 (Part 3 - END)
Sumber: Amazon.com

 

Armin Van Buuren adalah seorang DJ asal Belanda, produser rekaman dan remixer dari South Holland. Van Buurne sudah berkarya sejak tahun 2001 di A State of Trace, sebuah acara radio, yang disiarkan ke lebih dari 37 juta pendengar mingguan di 84 negara di lebih dari 100 stasiun radio FM. Menurut DJs And Festivals, "acara radio mendorongnya untuk menjadi bintang dan membantu menumbuhkan minat pada musik trance di seluruh dunia."  Van Buuren telah memenangkan sejumlah penghargaan, salah satunya menjadi DJ nomor satu versi majalah DJ Mags sebanyak lima kali berturut-turut. Dia menduduki peringkat keempat dalam daftar DJ Mag Top 100 DJ pada 2015 dan 2016, dan ketiga pada 2017. Pada 2014, ia masuk nominasi untuk Grammy Award untuk Best Dance Recording untuk singelnya "This Is What Feels Like" yang menampilkan Trevor Guthr.

4. Steve Aoki

Top 5 Best DJ EDM Tahun 2019 (Part 3 - END)
Sumber: Xtrrawave

 

Steve Aoki adalah seorang musisi dengan genre musik Electro House dari Amerika, seorang produser rekaman, DJ, dan juga  eksekutif musik. Pada 2012, Pollstar menunjuk Steve Aoki sebagai DJ dengan "The Highest Grosing Dance" di wilayah Amerika Utara. Aoki juga telah merilis beberapa album studio Billboard-charting, terutama Wonderland, yang masuk nominasi Grammy Award untuk Best Dance / Electronica Album pada 2013. Steve Aoki tampil di Ultra Music Festival 2015 di Miami Beach pada 21 Mei. Dia juga mendapatkan rekor Guinness untuk “musisi paling sering bepergian dalam satu tahun”, dengan 161 pertunjukan di 41 negara pada 2014.

5. Don Diablo

Top 5 Best DJ EDM Tahun 2019 (Part 3 - END)
Sumber: Beatport

 

Don Diablo merupakan seorang DJ asal Belanda, produser rekaman, musisi dan penyanyi-penulis lagu dari genre Dance Electronic. Diablo sendiri berada di peringkat ke-7 dalam daftar Top 100 DJ - 2018 oleh DJ Mag. Dia juga berada di peringkat No. 1 Producer of the Year oleh 1001 Tracklists. Pada tahun 2016 ia menduduki peringkat nomor satu Future House Artist of the Year di Beatport. Lagunya "Starlight (Could You Be Mine)", dibuat dengan DJ / produser Inggris Matt Nash, debut pada konser Mafia House Swedia terakhir, setelah Axwell menandatanganinya ke labelnya. Lagu ini menjadi hit Beatport Top 5, dan kemudian beberapa rilis lainnya mencapai Beatport Top 10.

You may also like

Leave a comment