Talisa Kurlina, DJ Berprestasi Tanpa Narkoba

Talisa Kurlina, DJ Berprestasi Tanpa Narkoba Sumber: Trigger Production

MATA LELAKI - Seseorang akan dikenal sampai kapan pun juga karena jasa atau prestasi yang sudah dia torehkan. Ada banyak hal yang bisa membuat orang termotivasi untuk meraih hal tersebut. Salah satu kisah DJ yang satu ini mungkin bisa menjadi inspirasi bagi anda yang ingin meraih kesuksesan terutama dalam dunia hiburan di tanah air ini.

Adalah DJ Talisa Kurlina yang berasal dari Tulung Agung, Jawa Timur yang berhasil menorehkan prestasinya dalam dunia DJ. Dirinya berhasil masuk ke dalam ajang Red Bull 3Style World Final yang merupakan salah satu ajang bergengsi dalam dunia musik DJ di dunia. Tidak tanggung-tanggung, dirinya berhasil menjuarai ajang DJ dunia ini.

Dalam kompetisi tersebut, Talisa tampil di acara puncak yang dihadiri sekitar 800 orang penonton. Lokasi dari malam final tersebut berada di Fable Club yang ada di kawasan SCBD, Jakarta. Talisa memiliki kesempatan tampil selama 15 menit dengan membawakan 3 buah aliran musik EDM. Yang mengejutkan, Talisa membuat sebuah setlist “Indonesia Raya” dalam ajang tersebut.

Talisa sempat bercerita mengenai pengalamannya ajang yang bergengsi tersebut. Dirinya bertemu dengan kontestan ajang ini yang berasal dari Prancis yakni DJ Fafa dan juga DJ Emii. Saat itu Talisa bertemu dengan keduanya ketika dirinya berada di Bali. Dirinya belajar banyak dari kedua DJ tersebut dalam hal kemampuan DJ.

Saat itu Talisa memang sudah menjadi salah satu peserta Red Bull 3Style, dan memutuskan untuk tinggal di Jakarta selama 2 bulan. Sementara kedua temannya yang berasal dari Prancis tersebut kembali ke negara asalnya. Ketiganya memiliki janji untuk bertemu kembali dalam ajang yang sama namun untuk World Final.

#
Foto: Wartakota

 

Di bawah mentoring dari DJ Dudut yang berasal dari sekolah DJ Metronom, DJ Talisa mengikuti latihan selama 2 bulan lamanya. Selama mengikuti latihan secara intensif tersebut, dirinya menghabiskan waktu 15 jam seharinya. Di mana 10 jam di depan komputer dan 5 jam di depan alat turntable, untuk menemukan setlist yang pas.

Talisa baru menemukan setlist yang pas untuk dibawa ke ajang final pada H-2 sebelum acara final berlangsung. Padahal, dirinya sudah berlatih selama 2 bulan lamanya dan baru menemukan irama yang pas untuk dibawa ke acara final pada dua hari sebelum acara final dimulai. Siapa sangka, justru set itulah yang membawa dirinya ke Polandia.

Seperti yang diketahui, finalis dari ajang ini akan mewakili Indonesia dalam ajang yang diadakan di Krakow, Polandia. Dalam ajang final yang diadakan Jakarta tersebut, DJ Talisa Kurlina berhasil mengalahkan 5 finalis DJ lainnya yang semuanya adalah Male DJ. Dirinya merupakan satu-satunya finalis wanita dalam ajang tersebut.

Talisa sendiri bukanlah orang baru dalam dunia musik EDM ini. Dirinya sudah berkiprah di Tulung Agung sejak lama. Talisa bercerita bahwa dalam perjalanannya menjadi DJ, dirinya sempat mendapat penolakan dari kedua orangtuanya. Menurutnya, DJ selalu identik dengan hal-hal negatif seperti misalnya narkoba, minuman keras dan juga kehidupan malam.

Talisa sendiri akhirnya bisa meyakinkan kepada kedua orangtuanya mengenai profesinya ini. Dirinya juga tidak pernah mendekati yang namanya obat-obatan dan juga minuman alkohol. Talisa bercerita bahwa dirinya tidak jarang ditawari pil yang dia tidak tahu jenisnya. Menurutnya, seseorang menawarinya pil yang dipercaya bisa membuat kepercayaan dirinya meningkat ketika sedang berada di atas panggung.

Namun, Talisa menolaknya dan dirinya sama sekali tidak pernah mengkonsumsi hal-hal aneh yang tidak dia ketahui jenisnya tersebut.

Leave a Comment