Profile Steve Aoki, DJ dan Produser EDM Tersohor Di Dunia

Profile Steve Aoki, DJ dan Produser EDM Tersohor Di Dunia Steve Aoki, DJ dan Produser EDM Tersohor Di Dunia

Matalelaki.com - Produser musik electronic dance dan telah mendapat banyak penghargaan, DJ Steve Aoki membangun label rekamannya dengan berbagai set perlengkapan yang lengkap, remix dan kolaborasi dengan para artis papan atas, nama label rekamannya yaitu Dim Mak Records. Album debut resminya, Wonderland, menerima nominasi Grammy untuk Best Dance / Electronic Album pada tahun 2013, dan berada di posisi teratas daftar Top Lima A.S Dance, termasuk sepasang chart-toppers dengan Neon Future, Vol.1 (2014) dan Neon Future, Vol.3 (2018).

#
Sumber: @steveaoki

Dilahirkan di Miami pada tahun 1977, DJ yang bernama lengkap Steven Hiroyuki Aoki tumbuh besar di California.  Ayahnya adalah seorang keturunan Jepang-Amerika, mantan pegulat dan pebisinis restoran Rocky Aoki.  Steve Aoki selalu berusaha menyeimbangkan segala aktivitas di dalam hidupnya, entah itu akademisi, atletik, dan aktivisme sosial dan juga kecintaannya pada musik.  Ia mengambil jurusan ganda di Universitas California, Santa Barbara.  Sementara itu, ia juga mengadakan pertunjukkan rahasia bermain DJ di apartemen kuliahnya.

#
Sumber: @steveaoki

Pada tahun 1996, Steve Aoki membuat  label rekaman buatannya sendiri dan menjadikannya resmi dengan pembentukan label indie Dim Mak Records.  Label rekaman tersebut awalnya dibuat untuk menampung band-band indie berbasis elektronik seperti Gossip, Bloc Party, the Kills, Klaxons, MSTRKRFT, dan Bloody Beetroots. Di samping itu, Steve Aoki terus aktif menjadi seorang DJ dengan set solonya. Pada tahun 2007, ia merilis CD kompilasi resmi pertamanya, Pillowface & His Airplane Chronicles, di bawah naungan label Thrive Records. Album ini terdiri dari beberapa musik remix dari track DJ Justice, Klaxons, Mystery Jets, Peaches, Datarock, Yelle, Franz Ferdinand, Bloc Party, dan Scanners. 

#
Sumber: @steveaoki

Album Pillowface & Airplane Chronicles ternyata menjadi populer dan membawa Steve Aoki sebagai DJ dance-party yang berhasil memuncak di daftar Top 10 A.S Dance Chart. Pada tahun 2009 karya remixnya yang berkolaborasi dengan rapper Drake mengusung lagu "Forever" yang menjadi hits tahun itu. Setahun berikutnya ia merilis single berjudul "I'm in the House" yang berkolaborasi dengan Zuper Blahq, nama alias dari penyanyi Black Eyed Peas will.i.am.  Selama periode ini, Steve Aoki cukup aktif menghasilkan beberapa remix dari musisi internasional, beberapa diantaranya yaitu track Michael Jackson, the Killers, dan Lenny Kravitz.  Semua hasil remix tersebut membuat dirinya semakin terkenal di kalangan para musisi.  Ia juga sempat berkolaborasi dengan produser kondang yang memiliki visi yang sama dengan dirinya seperti Armand van Helden dan Bloody Beetroots.

#
Sumber: @steveaoki

Pada akhir tahun 2011, salah satu lagu yang berada di album debutnya berhasil dibuat dengan judul "Earthquakey People".  Selain itu, muncul juga single terbarunya yang merupakan hasil kolaborasi dengan penyanyi Weezer Rivers Cuomo, yang berjudul "Tornado”.  Dengan kedua lagu ini, Steve Aoki berhasil mendapat penghargaan Tiesto dengan kategori remix terbaik.  Album debut pertamanya, Wonderland akhirnya di rilis pada tahun 2012, dan di tahun yang sama ia mendapatkan penampilan pertamanya manggung di Billboard 200. Album ini kemudian dinominasikan untuk Best Dance / Electronic Album di Grammy Awards 2013.

#
Sumber: @steveaoki

Pada akhir tahun 2012, Steve Aoki merilis EP pertamanya dengan nama It’s the End of the World as We Know It, dengan lebih banyak kolaborasi dengan band dan musisi ternama di dunia, termasuk satu antara Steve Aoki dan Linkin Park yang berjudul "A Light That Never Comes".  Selain itu, ia juga sempat memperluas hasil remix di EPnya dengan track remix oleh Rick Rubin, Vicetone, Coone. Track ini menjadi single dengan daftar chart tertinggi yang pernah diraih Steve Aoki sampai saat ini.Pada tahun 2014, ia mengumumkan akan merilis EP keduanya yang berjudul Neon Future, Vol. 1.  EP ini menduduki puncak tangga lagu Billboard Dance. 

#
Sumber: @steveaoki

Seperti biasanya, Steve Aoki berkolaborasi dengan banyak bintang tamu populer seperti Fall Out Boy, will.i.am, dan Waka Flocka Flame.  Di EP Neon Future, Vol. 2 yang rilis pada tahun 2015, Steve Aoki berkolaborasi lagi dengan Rivers Cuomo, Snoop Dogg, dan J.J. Abrams. Tahun berikutnya, Steve Aoki berkolaborasi dengan Louis Tomlinson dari One Direction dalam singel "Just Hold On" yang memulai debutnya di nomor dua di tangga lagu Inggris dan tepat diTop 50 di Billboard Hot 100 A.S.

#
Sumber: @steveaoki

Masih terus aktif sebagai DJ Remix, Steve Aoki menambah kepopularitasannya di musim panas 2017. Ia berkolaborasi dengan rapper ternama seperti Migos dan Lil Yachty ("Night Call"), Gucci Mane ("Lit"), Lil Uzi Vert ("Been Balling"), dan 2 Chainz ("Without You"). Tahun berikutnya, Aoki merilis single "Azukita" bersama Daddy Yankee, Play N Skillz, dan Elvis Crespo.   Tahun 2018 terus menjadi tahun yang sibuk bagi Steve Aoki, dengan kolaborasi dan remix yang mengisi aktivitas salah satu DJ populer di dunia ini.

#
Sumber: @steveaoki

Steve Aoki juga berkolaborasi dengan grup musik asal korea dan menjadi semakin populer di kalangan musisi dunia.  Ia sempat ditawarkan untuk kolaborasi dengan BTS dan berhasil membuat single berjudul “Waste It on Me” yang menjadi satu dari banyak kolaborasi dengan musisi kelas atas di EP ketiganya Neon Future, Vol.3. Muncul juga remix andalannya dengan judul "The Truth Untold" dan "MIC Drop". Sampai pada akhir 2018, Steve Aoki terus mengupgradi EP ketiganya dengan kolaborasi berbagai musisi seperti Blink-182, Jim Eat World Jim Adkins, Lady Antebellum, Daddy Yankee, dan bahkan Bill Nye "the science guy".

Leave a Comment