Sisi Positif & Sisi Negatif Menjadi Seorang Model

Sisi Positif & Sisi Negatif Menjadi Seorang Model Sumber: grid.id

MATA LELAKI - Banyak orang yang menganggap bahwa menjadi model pasti diisi dengan kesenangan. Padahal tidak selamanya begitu. Dunia model yang dikenal glamor memang membuat sebagian besar orang menggeluti profesi yang satu ini. Namun, untuk bisa menjadi model profesional tidaklah mudah. Bukan sekedar paras yang rupawan, namun dibutuhkan mental yang kuat dan daya tahan tubuh yang fit untuk bisa terjun dalam dunia modelling. Beberapa agensi memberikan syarat kepada calon model agar mereka mendapatkan sertifikat atau ijazah model terlebih dahulu agar mereka bisa menjadi model profesional sepenuhnya.

Sama seperti mata uang, profesi model memiliki dua sisi yaitu sisi negatif dan sisi positif. Jika menganggap bahwa menjadi model hanya berisi kesenangan maka anda salah besar. Berikut ini sisi negatif dan sisi positif menjadi model

Sisi positif seorang model

1. Bisa mencoba produk yang baru dilaunching

#
Sumber: justjared.com

 

Salah satu keuntungan menjadi model adalah bisa mencoba produk yang baru dikeluarkan. Misalnya ketika seorang model tampil di acara fashion show untuk memamerkan rancangan busana dari desainer, maka para model yang pertama kali memakainya. Pakaian baru tersebut terkadang diberikan oleh desainer kepada para model secara gratis agar sang model bisa membantunya mempromosikan pakaian terbarunya.

2. Pendapatan yang besar

Tidak dipungkiri jika model merupakan salah satu profesi yang bergaji besar khususnya jika bekerja dengan agensi model yang terkenal. Belum lagi penghasilan tambahan untuk event-event tertentu, kontrak bisnis serta honor dalam acara yang lainnya. Salah satu model ternama dunia yaitu Heidi Klum bahkan sempat mendapatkan penghasilan Rp 200 miliar per tahun atau Kate Mose yang mengantongi penghasilan sebesar Rp 110 miliar per tahun.

3. Terkenal dan Berpotensi Menjadi Selebritis

#
Sumber: businessoffashion.com

 

Tidak sedikit para selebritis Indonesia maupun dunia yang dulunya berprofesi sebagai model misalna Selena Gomez dan Megan Fox. Wajah para model yang rupawan menarik perhatian banyak pihak untuk mengajak sang model bekerja sama menjadi bintang iklan, pemain film, presenter dan sebagainya.

4. Pekerjaan yang Bergengsi

Menjadi model adalah kebanggaan tersendiri khususnya bagi masyarakat di Asia. Selalu tampil prima dan mengenakan busana yang mewah, memiliki tubuh yang sempurna, penghasilan yang besar serta selalu disorot kamera menjadikan profesi model banyak diburu.

Sisi Negatif Model

1. Riasan yang tidak cocok

#
Sumber: tribune.com.pk

 

Karena tuntutan untuk tampil maksimal di atas catwal, model wajib berhias. Ketika mempermak wajah dan rambut, tak jarang model bisa mengalami iritasi, rambut rusak atau alergi kosmetik. Oleh karena itu, mereka harus melakukan perawatan ekstra supaya bisa tampil dengan sempurna. Biaya yang dibutuhkan tentu tidak sedikit.

2. Suasana crowded di belakang panggung

Berbeda dengan suasana di atas panggung, suasana di belakang pangggung terbilang kacau dan hectic. Padahal, di atas panggung, model selalu terlihat mempesona dan anggun. Di belakang panggung, ada model yang jatuh, saling bertabrakan, ditegor oleh penata acara, bahkan disuruh buru-buru.

3. Sering mendapatkan persepsi negatif

Tidak sedikit masyarakat timur memandang negatif profesi model yang sering berpose seksi dan tampil feminim. Ada yang menganggap bahwa semua model bisa dibooking. Namun hal seperti itu tentu saja salah. Nyatanya, tidak semua model seperti itu.

4. Dituntut memiliki fisik yang sempurna

#
Sumber: Wonderlist.com

 

Salah satu tantangan yang harus dipenuhi oleh seorang model adalah menjaga fisik agar tetap terlihat sempurna. Tidak jarang banyak model yang melakoni diet ketat yang cukup menyiksa. Dalam hal ini, model merasa tidak bahagia karena meskipun uang banyak namun mereka tidak bisa makan seenaknya. Selain itu, kondisi kesehatan tubuh harus selalu maksimal. Model harus tetap terlihat fit meskipun sedang lelah. Kalau tidak tampil fit, maka model tersebut dianggap sebagai model yang tidak profesional.

Jadi, masih tertarik untuk jadi model?

Leave a Comment