Review Restoran Sunda Sambal Khas Karmila

Review Restoran Sunda Sambal Khas Karmila
Matalelaki.com  - Saat keluar dari stasiun Tebet, sebuah restoran sunda dengan nuansa merah yang menonjol akan menggoda selera siapa saja untuk sekedar melirik atau mampir ke sana ke Restoran Sunda Sambal Khas Karmila . Bukan hanya karena ikonnya yang seorang wanita seksi dan bahenol bernama Karmila, namun juga reklame yang heboh pada papan nama restoran, mengenai sensasi kuliner yang ditawarkan oleh Restoran Sunda Mbak Karmila ini. Disebutkan disana ada 12 jenis sambal geledek, 4 resep ayam dan 2 resep bebek khas Karmila. Membuat pecinta kuliner pasti penasaran seperti apa yang dimaksud dengan ‘khas Karmila’ ini. Terletak di kawasan yang ramai, Restoran Sunda Sambal Khas Karmila tidak pernah sepi pengunjung. Walaupun begitu, tidak sulit mendapatkan tempat duduk. Ruangan di dalam Restoran Sunda Sambal Khas Karmila cukup luas. Kursi dan meja tersedia cukup banyak. Selain itu, ada cukup jarak untuk orang berlalu lalang. [caption id="attachment_1862" align="aligncenter" width="1160"]Restoran Sunda Sambal Khas Karmila tebet Restoran Sunda Sambal Khas Karmila tebet / Foto Istimewa[/caption] 3 ruangan private disediakan bagi pengunjung. Ruangan tersebut bisa dimanfaatkan untuk acara khusus seperti meeting, gathering, arisan atau acara lainnya. Cat dinding restoran juga didominasi warna merah. Warna yang sama dengan pakaian Karmila yang identik dengan kesan seksi. Terdapat berbagai lukisan penari sunda untuk menambahkan kesan “nyunda” yang sebetulnya kurang terasa. Dalam segi pelayanan, Restoran Sunda Sambal Khas Karmila Tebet terasa sedikit ribet. Setelah  mengisi kertas order, Anda harus antre di kasir. Kasir kemudian akan mengonfirmasi pihak kitchen mengenai ketersediaan makanan yang dipesan. Sebetulnya hal ini cukup membuang waktu. Apalagi jika antrean panjang dan ternyata pesanan yang kita inginkan tidak ada. Seharusnya, pelayan yang memberikan kertas pesanan bisa menginformasikan terlebih dahulu menu-menu apa saja yang sudah habis. Apalagi, setelah menyerahkan orderan, kita tidak langsung membayar. Sehingga kita akan bertanya-tanya kenapa kita harus antri lama hanya untuk menyerahkan kertas order, jika kita tidak harus membayar terlebih dahulu. Anda harus antri sekali lagi sebelum pulang untuk membayar pesanan. Pesanan datang dalam waktu yang relatif sangat cepat. Berdasarkan pengalaman, hanya dalam 7 menit, 9 pesanan datang tersaji walaupun restoran bisa dibilang sedang cukup ramai. Hanya saja, beberapa makanan datang dalam kondisi tidak panas. Bahkan sambal Khas Karmila yang kami pesan sangat dingin seperti keluar dari lemari es. Sepertinya Restoran Sunda Sambal Khas Karmila bukan rumah makan dengan konsep masak dadakan. Mereka hanya tinggal menghidangkan atau menghangatkan saja begitu ada pesanan. Positifnya, waktu tunggu tidak lama. Mungkin untuk mengantisipasi pengunjung ramai saat on-peak hours. Apalagi sangat banyak pesanan take away dari pengemudi grab dan go-jek. Bisa dikatakan, Restoran Sunda Sambal Khas Karmila sudah mengusung konsep dengan tema yang matang. Ikon tokoh fiktif mbak Karmila sebagai perempuan sunda yang menggoda dan pintar masak terasa sangat mengena. Kita jadi berpikir di dapur sana memang ada Mbak Mila yang sedang memasak. Walaupun untuk perempuan Sunda, panggilan Teteh akan lebih sesuai. Begitu pun dalam penamaan menu masakan. Banyak menu diberi nama unik dan menyegarkan. Misalnya ayam goreng penyet domba membara, tahu pedas gak nyantai, sambal pete duniawi banget dan lain sebagainya. [caption id="attachment_1863" align="aligncenter" width="576"]Sambal Khas Karmila tebet Sambal Khas Karmila tebet / Foto Isitimewa[/caption] Sayangnya, untuk masakannya sendiri bisa dikatakan standar saja. Seadanya, bahkan di bawah ekspektasi dari gembar gembor di papan reklame. Begitu juga dengan aneka samball yang disebut sambal geledek. Nyatanya kepedasan sambal tidak seheboh yang diperkirakan. Misalnya sambal Karmila Juara Dunia yang hanya terasa hangat saja di mulut. Dari sepenglihatan kami, para pengunjung lain pun tidak ada yang makan hingga kelabakan karena kepedasan. Selain itu, makanan datang dalam kondisi minimalis. Dalam artian, ketika memesan ayam goreng/bakar, ayam itu akan datang tanpa pelengkap apa pun. Jangankan lalapan, sekadar sambal untuk formalitas saja tidak ada. Padahal biasanya di tempat lain, lalap dan sambal sudah menjadi standar pelengkap sajian menu utama. Jadi jika ingin mendapatkan sambal dalam hidangan kita, sebaiknya memesan menu penyet. Bagi pecinta sayuran, Restoran Sunda Sambal Khas Karmila Tebet justru kurang bisa memenuhi hasrat pecinta kuliner masakan sunda. Hanya terdapat menu sayur asem, sayur lodeh dan sayur sop. Bahkan menu sayur sop sudah tidak disediakan lagi di Restoran Sunda Sambal Khas Karmila Tebet. Jika Anda mengharapkan tumis kangkung, kacang panjang, toge atau sayuran khas sunda lainnya, bersiap saja untuk kecewa. Untuk harga, Sambal Khas Karmila ini bisa dikategorikan sangat terjangkau. Untuk menu utama, range harga mulai dari Rp. 13.500  hingga Rp. 31.500 di luar pajak sebesar 10%. Setiap sambal dibanderol dengan harga antara Rp. 4000 – 4500 dengan porsi yang tidak begitu banyak.   Untuk minuman, menu yang ditawarkan standar. Anda bisa mencoba teh manis jumbo dengan porsi cukup untuk diminum berdua bahkan bertiga. Kesimpulannya, untuk Anda yang ingin mencoba restoran sunda Sambal Khas Karmila, berikut ini hal-hal yang bisa menjadi pertimbangan Anda.   Keunggulan :
  • Lokasi restoran strategis dan selalu ramai. Tempatnya cukup luas dan tidak penat walaupun banyak pengunjung.
  • Terdapat ruang private bagi kebutuhan pengunjung.
  • Makanan cepat datang
  • Harga makanan terjangkau
  • Ada beberapa menu sampingan yang menggugah selera seperti kulit ayam, atau baby ikan emas yang renyah dan membuat ketagihan.
  • Ada 12 sambal pilihan sesuai selera
  • Disediakan kursi khusus bagi balita
  • Kemudahan pembayaran dengan berbagai pilihan metode
  • Menyediakan catering dengan harga terjangkau.
  • Tidak gaduh oleh music, sehingga bisa nyaman mengobrol dengan lawan bicara.
  Kekurangan :
  • Kurang variasi makanan dan makanan tersaji tanpa pelengkap sambal atau lalapan
  • Makanan tidak disajikan dadakan. Kadang menerima nasi dengan kondisi dingin.
  • Toilet hanya ada dua, masing-masing satu untuk pria dan satu bagi wanita dengan aroma yang menyengat.
  • Harus mengantri di kasir hanya untuk menyerahkan orderan. Saat sedang ramai, mengantri bisa sangat lama karena harus menunggu kasir mengonfirmasi ketersediaan makanan dengan pihak dapur. Lalu kita harus antri sekali lagi untuk membayar sebelum pulang.
  • Pelayanan kurang tanggap. Banyak bekas makan pengunjung yang tidak segera dibersihkan dan dibiarkan cukup lama. Saat antrian sudah panjang/penuh, hanya satu kasir yang dibuka dari dua kasir yang disediakan.
  Restoran Sunda Sambal Khas Karmila bisa menjadi pilihan tepat untuk acara pertemuan informal dengan teman atau saudara. Juga bagi mereka yang mencari tempat makan yang cozy dan tidak gaduh oleh musik. Dengan harga yang terjangkau, Restoran Sunda Sambal Khas Karmila menyajikan makanan yang cukup enak. Tetapi jangan memiliki ekspektasi terlalu tinggi juga. Restoran Sunda Sambal Khas Karmila beralamat di Jl. KH. Abdullah Syafei No. 45, Tebet, Jakarta. Jam buka setiap harinya dari jam 9 pagi dengan last order pukul 21.45 malam.        

Leave a Comment