Revolusi Club Malam di Irlandia, Berubah untuk Bertahan di Masa Depan

Revolusi Club Malam di Irlandia, Berubah untuk Bertahan di Masa Depan Sumber: Evening Standard

MATA LELAKI - Jauh sebelum pandemi, club malam di Irlandia memang sudah di ambang krisis. Pengunjung club malam memang berkurang sekali di negara Irlandia. Apalagi ketika badai pandemi menyerang, membuat club malam Irlandia berada di ujung tanduk. Ibarat hidup segan, matipun juga tidak mau. Hal ini mau tidak mau, membuat asosiasi klub malam Irlandia harus melakukan revolusi besar-besaran, agar industri club malam di negara ini harus tetap hidup.

#
Sumber: Financial Times

 

Dalam waktu 5 tahun, pengunjung club Irlandia memang sudah berkurang drastis sekali. Padahal kalau dilihat ke belakang, di tahun 1935, club malam Irlandia ramai sekali didatangi oleh orang-orang dulu yang ingin party. Dengan bir khas Irish, musik traditional Irish, semua bergoyang dan minum melupakan masalah yang ada. 

Alasan semakin berkurang, karena di Irlandia sendiri, club malam harus memiliki lisensi dan jam sampai larut malam untuk mengadakan pesta di tempat umum. Biasanya para pemilik club, harus memohon ke pengadilan distrik untuk perinta pembebasan khusus. Untuk buka melebihi jam malam, club malam harus membayar 410 Euro untuk satu jam saja. Selain itu, setiap bulan pemilik club malam harus membayar uang pengajuan jam malam ke pemerintah distrik setiap bulannya. 

Tentu ini merupakan biaya yang besar, ditambah sedang adanya pandemi sekarang ini. Sebenarnya, untuk lisensi sampai pemohonan izin ini, membuat dilema para pengusaha club malam dan orang yang bekerja di club malam sendiri. Bahkan beberapa seniman dan DJ, sampai membuat kampanye berjudul "Give Us The Night" (GUTN) yang diprakasai oleh para seniman dan DJ dari Irlandia.

#
Sumber: Medium

 

Ketika pandemi datang, badai tutupnya club malam di Irlandia sudah terjadi. Banyak pengamat yang memprediksi, kalau club malam di Irlandia akan memasuki masa-masa Armagedon atau kiamat. Hal ini mendorong para DJ dan pekerja di hiburan malam, membuat revolusi besar-besaran di Irlandia.

Mereka ingin, jam malam untuk club malam dihapus biayanya sampai club malam dengan mudah mendapatkan lisensi. Perubahan jangka panjang dikenal dengan istilah Give Us The Night 2.0. Para pekerja di club malam, sudah beberapa kali mengadakan meeting dengan semua pekerja club malam se-irlandia.

Hal ini sepertinya membuahkan hasil, di bulan Februari 2021 Departemen Kehakiman Dublin sedang mempertimbangkan perubahan perizinan dan usulan dari asosiasi pekerja club malam ini. Hal ini, tentu saja membuat club malam Irlandia akan mengalami revolusi, kalau perizinannya benar-benar diubah. Semoga saja, club malam Irlandia tidak punah selamanya.

Leave a Comment