Punya Segudang Kelebihan, DJI Spark Juga Punya 'Penyakit'

Punya Segudang Kelebihan, DJI Spark Juga Punya 'Penyakit' DJI Spark (Sumber: petapixel.com)

Matalelaki.com - Kemajuan teknologi membuat semakin banyak orang menciptakan inovasi. Salah satu inovasi yang cukup populer beberapa tahun belakangan ini adalan drone. Drone adalah sebuah alat yang bisa terbang dengan dikendalikan remote control. Kegunaan dari drone ini bisa bermacam-macam, namun yang paling sering adalah drone ini dilengkapi dengan kamera agar bisa memotret dan membuat video dari ketinggian.

Bicara tentang drone, salah satu perusahaan yang fokus dalam menciptakan drone adalah DJI, dan salah satu produknya adalah DJI Spark. Berdasarkan penggunanya yang sudah ada di seluruh dunia, DJI Spark memiliki segudang keunggulan yang ditawarkan dalam fiturnya, seperti misalnya mampu terbang tanpa menggunakan remote control, bentuknya yang ringkas, serta yang paling penting adalah harganya yang termurah dibandingkan dengan drone sejenisnya.

#
DJI Spark (Sumber: cnet.com)

Meski demikian, bukan berarti DJI Spark tak memiliki kekurangan. Menurut keterangan dari beberapa pengguna drone ini, mereka mengeluh karena DJI Spark ini sering mendadak mati saat berada di udara dan jatuh dari ketinggian. Jika terbangnya masih rendah mungkin masih aman. Karena masih bisa ditangkap, namun ada juga yang lebih sial karena jatuh dari tinggi yang lumayan, bahkan sampai jatuh ke danau.

Pihak DJI pun berjanji akan melakukan penyelidikan atas ‘penyakit’ ini dan akan mencari solusinya. Mereka pun menjanjikan akan merilis pembaruan firmware sebagai langkah awal, dengan harapan ‘penyakit’ tersebut akan ikut hilang setelah diperbarui. DJI pun menghimbau pengguna agar segera memperbarui firmware demi kenyamanan menggunakan DJI Spark.

#
DJI Spark (Sumber: cnet.com)

Rupanya, masalah serupa tak hanya dialami oleh DJI Spark, karena pada tahun 2016 lalu, drone Karma yang dibuat oleh GoPro juga dikeluhkan oleh para penggunanya sering mendadak mati ketika berada di udara. GoPro pun menarik Karma dari pasaran, padahal Karma baru sebulan dirilis pada bulan Oktober 2016. Selang beberapa bulan, Karma kembali dirilis ke pasaran, dengan perbaikan dari Karma yang sebelumnya bermasalah.

Semoga saja masalah serupa tak terjadi pada drone lainnya, sehingga penggunanya bisa menggunakan drone dengan nyaman tanpa kendala yang merepotkan.

 

Leave a Comment