Profile DJ Jacqueline Alexandre, Indo Female DJ Berwajah Eksotis

Profile DJ Jacqueline Alexandre, Indo Female DJ Berwajah Eksotis Profile DJ Jacqueline Alexandre

Matalelaki.com - Menjadi seorang Female DJ tentunya bukan sebuah perkara yang mudah untuk dijalani. Bagaimana tidak, kehidupan malam sudah menjadi teman baiknya sehari – hari yang rentan akan hal – hal negatif seperti penyalahgunaan narkoba. Selain itu ada banyak juga tangan – tangan usil yang coba mengganggu bagian tubuh. Namun, itulah resiko dan tuntutan pekerjaan yang harus dihadapi oleh para female Female DJ ini. Dalam artikel kali ini kami akan membagikan profil mengenai DJ Jacqueline, seorang female DJ Indonesia yang terkenal memiliki wajah dan kulit yang eksotis. Tidak jarang keunikannya tersebut membuatnya sering diganggu oleh para kaum adam. Seperti apakah kisah dan sepak terjangnya di dunia DJ ini? Berikut adalah kisahnya.

Sempat Mendapat Cibiran Negatif

#
Foto: duniamalam88

 

Seperti halnya female DJ lainnya, menekuni profesi yang berhubungan dengan dunia malam bukanlah sebuah hal yang mudah untuk diatasi, apalagi di sekelilingnya tidak sedikit orang – orang yang mencibir dengan cap negatif atau berita miring. Hal itu juga yang pernah dialami oeh Jacqueline ketika memulai karirinya sebagai seorang female DJ di usia 24 tahun. Dara kelahiran  10 Agustus 1984 ini memulai karirinya sebagai seorang DJ ketika dirinya menginjak usia 24 tahun.

Orang tua Jacqueline awalnya tidak mengizinkan dirinya untuk menjadi seorang DJ karena harus setiap hari pulang malam dan juga khawatir akan terjerumus ke dalam dunia narkotika. Selain itu, teman – teman di sekelilingnya juga kerap menilai dirinya dengan hal – hal yang negatif karena profesinya tersebut. Awalnya, memang sulit bagi orang tua dan teman – tmena Jacqueline untuk memahami kondisinya, namun Jacqueline pelan – pelan memberikan pengertian bahwa dirinya bisa berprestasi tanpa harus ikut mabuk – mabukan dan terjerumus ke lembah narkoba.

#
Foto: duniamalam88

 

Jacqueline mulai serius untuk mempelajari permainan DJ sejak tahun 2009 lalu. Di mana saat itu dia mulai terobsesi dengan musik – musik EDM yang menurutnya lebih enak didengar di telinga dibandingkan dengan genre musik lainnya. Awal tahun 2009 itulah dia mulai belajar agar bisa jadi DJ Profesional, selama dua tahun hingga tahun 2011 Jacqueline menjadi salah seorang residen di kelab malam di kawasan Kemang, selain menjadi residen di Kemang, Jacqueline juga menjadi Resident di Kampus Menara Imperium, The Foundry dan juha Illagals.

Gaya Bermain DJ

Dalam setiap pertunjukkannya, Jacqueline menunjukkan skill atau kemampuannya dalam memainkan Musik EDM dengan genre Progressive, House, dan Trance. Untuk lebih mengembangkan permainannya, saat ini dia mulai mempelajari genre RnB dan juga Hip Hop. Meskipun sudah menjadi DJ Profesional, Jacqueline mengaku gaya bermainnya tersebut terinspirasi dari beberapa DJ ternama seperti Avicii, Dryo, dan Dannic.

#
Foto: duniamalam88

 

Selain itu, beberapa DJ lokal seperti DJ Miko, DJ Riri, dan Roni Joni menjadi inspirasi gaya permainannya dalam bermusik DJ. Sebuah gebrakan baru dibuat oleh Jacqueline di mana dia akan segera merilis sebuah single lagu yang berkolaborasi dengan Live PA. Namun, agar terkesan surprise, Jacqueline belum mau membocorkan mengenai siapa yang akan menjadi Live PA dalam kolaborasi dengan single terbarunya tersebut.

Memiliki Bodyguard

Kehidpuan malam sebagai seorang female DJ membuat Jacqueline rentan terhadap tindak kriminal dan juga kejahilan tangan – tangan orang yang tidak bertanggung jawab. Atas dasar pertimbangan tersebut, Jacqueline menyewa seorang bodyguard atau pengawal pribadi yang selalu menjaganya setiap kali dia melakukan pertunjukkan. Bukan untuk menunjukkan kesombongan atau hal lai, hal itu semata – mata murni untuk menjaga keselamatan dirinya.

#
Foto: duniamalam88

 

Bodyguard yang tidak lain adalah manajernya sendiri itu selalu dengan waspada menjaga Jacqueline ketika melakukan pertunjukkan. Usut punya usut, ternyata Jacqueline pernah mengalami pengalaman buruk ketika sedang manggung karena ada seorang clubber yang mencoba berbuat jahil kepadanya. Karena trauma akan hal tersebut, Jacqueline akhirnya meminta sang manager tersebut untuk menjadi pengawal pribadinya.

Leave a Comment