Profil DJ Boris Brejcha, Kesuksesan di Balik Topeng Joker

Profil DJ Boris Brejcha, Kesuksesan di Balik Topeng Joker   Sumber: Insomniac

MATA LELAKI - Lahir pada tahun 1981, Boris Brejcha belajar musik mulai dari usia belia. Ia mengeluarkan dua single pertamanya, “Monster” dan “Yellow Kitchen” pada tahun 2016 di Berlin, di bawah label rekaman Autist. Kemudian, dia beralih label rekaman dari Autist ke Harthhouse dan menghasilkan sejumlah album mini.

#

 

Karier Boris Brejcha

Dengan sejumlah track seperti “Die Maschinen Sind Gestrandet” dan “Lost Memory”, mengkombinasikan suara unik dengan memaksimalkan berbagai perbedaan, ia dinobatkan sebagai “exceptional Talent 2007” oleh majalah musik elektronik Raveline. Boris juga menciptakan nama panggung “ANNA” pada tahun 2007 serta menghasilkan sejumlah single terkenal di bawah label rekaman Autist.

Selama menjalani tur ke berbagai kota bertahun-tahun, memiliki 3 album dan banyak single, Boris menjadi favorit di berbagai club kala itu. Dengan ambisi dan hasrat untuk arah musik baru dan eksperimental, ia menunjukkan ke penonton lagi dan lagi bagaimana menariknya minimal techno menjadi lebih berwarna dibanding hanya sekumpulan elemen alami dan irama berulang.

Boris menciptakan genre musik sendiri, “High-Tech Minimal” pada tahun 2012, yang sering menjadi referensi pada “The Intelligent Music of Tomorrow”. Setelah tujuh tahun bekerja dengan Harthouse dan menghasilkan album keempat bertajuk “Feuerfalter”, Boris kemudian mendirikan label rekaman sendiri, “Fckng Serious”. Bersama dengan sahabatnya, Ann Clue and Deniz Bul, mereka ingin menyebarkan ide tentang musik serius dan berkualitas ke seluruh dunia.

#

 

Pada awal tahun 2016, Boris muncul dengan album kelima bertajuk “22”. Hasratnya akan musik yang luar biasa, mengkombinasikan pengalaman bertahun-tahun sebagai produser dari berbagai genre mendorongnya menjadi dirinya dengan ciri suara special dan hadir secara eksklusif.

Selain itu, Boris menciptakan sendiri pertunjukan bertajuk “Boris Brejcha In Concert” yang pertama dimainkan pada tahun 2016. Pertunjukan seperti ini merupakan sebuah kombinasi visual, dengan topeng Joker serta musik miliknya, menjadikan pengalaman yang special dan unik.

Kenali Lebih Dalam Boris Brejcha

Dalam sebuah wawancara dengan salah satu majalah musik online, Boris sempat diberikan pertanyaan tentang label miliknya, “Fckng Serious”. Pihak majalah menanyakan apakah label tersebut serius, bila dilihat dari nama tersebut. Kemudian Boris memberikan jawaban, “Ini tentu saja sebuah label, di samping serius, kita juga agak “fucking”, jadi 50-50”.

Ia menjelaskan, membuat label ini dengan tujuan membuat orang bahagia dengan musik. Meskipun terdengar mudah, namun faktanya tentunya berat. Di dalam label ini, tentu saja tidak hanya Boris saja, namun  akan ada berbagai artis dengan ragam musik berbeda pula di dalamnya.

Inspirasi Awal Menciptakan Lagu

Boris mulai menciptakan musik di usia sangat belia, yakni 12 tahun. Ternyata, inspirasi tersebut berawal dari seorang temannya yang membawakan CD musik hardcore. Ini merupakan kali pertama mendengarkan elektronik musik. Selain itu, dia sering juga bermain PlayStation 1, salah satu game yang dimainkan "Music". Game ini merupakan salah satu Ableton. Di dalam game ini, kita bisa memainkan sejumlah beat dan melodi. Dari sinilah Boris mulai menciptakan elektronic music.

Boris juga membagikan tips bagi anak usia 12 tahun yang bisa mulai menjadi produser, yakni dengan belajar melodi melalui keyboard. Kadang, melodi sudah ada di dalam pikiran, namun harus tahu bagaimana cara menciptakan meoldi yang keren. Ia menambahkan, penting juga untuk memainkan dengan drum. Inilah sejumlah faktor penting untuk menciptakan musik di usia belia.

Ketika Boris mulai memproduksi musik, dia fokus pada trance music. Kemudian, pindah ke minimal dan techno. Namun, dia tidak fokus pada salah satu, sehingga menggabungkan keduanya. Boris menggabungkan melodi dengan sejumlah drum. Memulai dengan minimal, namun ingin mencari nama yang lebih baik, sehingga memilih nama musik miliknya sendiri.

#

 

Boris yang terkenal dengan topeng ketika dalam pertunjukan miliknya, terinspirasi ketika dalam sebuah pertunjukan di Brazil. Dari sejumlah DJ yang ada, ia ingin tampil beda. Kemudian dia berpikir untuk menggunakan topeng yang digunakan dalam carnival di Rio. Kemudian membeli dan menggunakannya, hingga saat ini.

Boris biasa menggunakan topeng tidak dalam satu pertunjukan penuh, namun menggunakan dalam setengah pertunjukan miliknya. Ketika memakai topeng, biasanya penonton mulai menggila dengan musik. Ketika melepas topeng, maka Boris merasa dapat bernapas lega. Langkah ini merupakan saat untuk mendapatkan energi kembali dalam pertunjukan.

Leave a Comment