Pesona Abimana Aryasatya yang Menjadi Idaman Para Wanita

Pesona Abimana Aryasatya yang Menjadi Idaman Para Wanita Sumber: IDN Times

MATA LELAKI - Di dalam dunia perfilman Indonesia, nama Abimana Aryasatya sudah tidak asing lagi dan menjadi salah satu aktor terbaik yang dimiliki Indonesia.

Di samping memiliki ketampanan di atas rata-rata, pria ini juga sangat total dalam memerankan setiap tokoh dalam film yang dibintanginya. Terakhir, Abimana membintangi salah satu film superhero buatan Indonesia yaitu Gundala yang merupakan karya Joko Anwar. Seperti apa profil Abimana Aryasatya ini? Berikut penjelasannya.

Biodata dan Profil Singkat

Kanal247
Kanal247

 

Abimana Aryasatya lahir di Jakarta pada 24 Oktober tahun 1982. Di masa lalu, ia lebih dikenal dengan nama Robertino yang salah satunya memerankan Nuno dalam film remaja berjudul Lupus pada tahun 90an. Abimana memiliki istri bernama Inong Ayu dan dikaruniai anak bernama Belva Ugraha, Satine Zaneta, Bima Bijak, Arsanadi Sarka.

Berdarah Keturunan Spanyol

Celebrity OkeZone
Celebrity OkeZone

 

Siapa sangka di balik sosoknya yang tampan tersebut, Abimana Aryasatya mempunyai darah keturunan Spanyol. Ayah kandungnya bernama Roberto Candelas Aguinaga yang merupakan orang Spanyol. Sedangkan ibu kandungnya bernama Le Siu Khlauw. Perbedaan kewarganegaraan antara orangtuanya tersebut membuat Abimana memang postur tubuh yang cukup tinggi dan wajah yang terbilang cukup blasteran.

Prestasi Yang Diraih

Viva
Viva

 

Dengan aktingnya yang berkarakter sangat total, ditunjang dengan ketampanan fisik dan tubuh atletis, Abimana Aryasatya berhasil menarik perhatian masyarakat dan sempat masuk nominasi Piala Citra.

Ia dinominasikan sebagai aktor terbaik pada film Belenggu, Haji Backpacker, dan Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss!. Masih banyak lagi yang diraihnya di dalam dunia akting.

POPBELA.com
POPBELA.com

 

Berkat akting menawannya pada film Bulan Terbelah Di Langit Amerika, Abimana Aryasatya diganjar penghargaan sebagai Aktor Terlaris ajang Indonesian Box Office Movie Awards (IBOMA) 2016.

Sederet penghargaan tersebut tidak menjadikannya jumawa, dan Abimana tetap rendah hati atas apa yang sudah diraihnya tersebut.

Sempat Ditelantarkan Sang Ayah

Merdeka.com
Merdeka.com

 

Masa kecil Abimana Aryasatya cukup pahit. Ia ditelantarkan dan ditinggalkan ayahnya sendiri sejak kecil dan baru pertama kali bertemu saat usianya menginjak 33 tahun. Di saat kecil, ia juga sering kabur dari rumah dan tidur di mushola.

Ia termasuk orang yang berani mengambil keputusan, bahkan menikah di usia yang sangat muda yaitu 19 tahun. Kehidupan yang keras tersebut membuatnya menjadi sosok yang mandiri dan mampu beradaptasi.

Leave a Comment