Thursday May 26, 2022 00:01

Penyebab Wanita Menjadi Posesif dalam Hubungan Asmara

Penyebab Wanita Menjadi Posesif dalam Hubungan Asmara

MATA LELAKI - Pada bahasan sebelumnya kita telah membicarakan seputar sifat childish wanita dan cara tepat untuk menghadapi sifat childish tersebut, kini kita akan membahas seputar sifat posesif dalam suatu hubungan asmara. Berbeda dengan sifat childish yang pada umumnya berada di posisi wanita, sifat posesif dalam hubungan asmara bisa terjadi pada kedua belah pihak, baik lelaki maupun wanita dan sifat posesif ini sangat umum ditemukan, bahkan terjadi hampir pada setiap hubungan asmara yang dijalani.

Sama seperti sifat childish, sifat posesif juga menjadi faktor terbesar yang memicu banyak konflik dalam hubungan asmara dan karena intensitasnya yang tinggi, kita akan membahas topik mengenai ‘sifat posesif’ ini secara lebih mendalam. Sebelumnya, sifat posesif adalah suatu kondisi dimana seseorang merasa memiliki hak penuh atas diri dan hidup dari pasangannya sehingga memberikan dorongan kepadanya, untuk terus mengarahkan pasangannya sesuai dengan pikiran atau hal yang dikehendaki olehnya.

Sifat posesif juga timbul dari minimnya kepercayaan dalam hubungan asmara dan faktor lainnya. Topik mengenai ‘sifat posesif’ ini membutuhkan bahasan yang mendalam dan di sini kita akan membaginya menjadi beberapa bahasan, sehingga lebih mudah untuk dipahami dan tidak memberikan informasi yang sepotong-sepotong. Pada bagian yang pertama ini, kita akan membahas mengenai ‘penyebab wanita menjadi posesif dalam hubungan asmara’. Lalu, apa saja yang menjadi penyebab wanita menjadi posesif ? Mari simak pembahasannya berikut ini.

Memiliki Luka Batin

Penyebab Wanita Menjadi Posesif dalam Hubungan Asmara
Sumber Gambar : lonerwolf.com

 

Faktor terbesar yang mendorong seorang wanita berubah menjadi posesif adalah kenangan buruk di masa lalu. Pada umumnya, pengalaman yang menjadi dorongan untuk memiliki sifat posesif ini, berupa pengalaman pernah dikecewakan ketika ia memberikan kasih sayang dan perhatian pada sosok lelaki yang menjadi kekasihnya. Pengalaman buruk tersebut akan membuat wanita menjadi lebih protektif dan selektif sebagai bentuk kewaspadaan baginya, agar kejadian yang menimpanya di masa lalu tersebut, tidak lagi terjadi di kemudian hari.

Adapun pengalaman buruk yang menjadi dorongan untuk memiliki sifat posesif ini, bukanlah suatu pengalaman buruk semata, namun lebih mengarah pada ranah luka batin. Seperti yang telah disebutkan pada beberapa artikel sebelumnya, luka batin timbul dari kekecewaan dan rasa sakit hati yang mengendap selama bertahun-tahun dan luka tersebut tidak terobati dan biasanya tidak disadari oleh penderitanya. Jadi, jika wanita yang menjadi pasangan anda memiliki sifat posesif, hampir pasti dirinya memiliki kenangan buruk di masa lampau atas hubungan asmara yang ia jalani (dengan lelaki sebelumnya) dan hal ini mengubah sifat asli yang ia miliki.

Memiliki Rasa Cinta dan Sayang yang Mendalam

Penyebab Wanita Menjadi Posesif dalam Hubungan Asmara
Sumber Gambar : wallup.net

 

Poin pertama tadi merupakan faktor yang mengarah pada hal negatif, namun di poin kedua ini dorongan yang membuat seorang wanita memiliki sifat posesif, berasal dari hal positif. Pada dasarnya, wanita bukanlah pihak yang mampu berselingkuh dan lihai memainkan perasaan seorang pria (dalam kondisi normal) dan wanita akan cenderung mencurahkan kasih sayang dan perhatian pada lelaki yang benar-benar ia sukai atau cintai. Dalam situasi ini pada hubungan asmara, wanita akan terus mendapatkan dorongan untuk menunjukan rasa cinta dan sayang ia miliki dengan tingkatan yang lebih seiring berjalannya waktu.

Pada akhirnya si wanita akan menunjukkan rasa cinta dan kasih sayangnya dengan cara yang terlalu berlebihan dan mengarah pada sifat posesif. Artinya, sifat posesif si wanita timbul karena rasa cinta dan rasa sayang yang terlalu berlebih. Kendati rasa cinta dan sayang menjadi suatu hal yang positif dalam hubungan asmara, sifat posesif yang timbul karena perasaan yang berlebih akan membuat semuanya terasa menyebalkan. Kaum lelaki harus mampu mengatasinya dengan baik, sebab hal ini akan terasa semakin menyebalkan dikemudian hari ketika didiamkan.

Minimnya Kepercayaan pada Pasangan

Hal ketiga yang menjadi penyebab wanita memiliki sifat posesif adalah minimnya kepercayaan pada pasangan. Dalam kasus ini, si wanita tidak mampu menaruh kepercayaan yang lebih bagi pasangannya, dalam interaksi dan ‘dunia’ si lelaki, dimana si wanita tidak terlibat didalamnya. Dalam situasi ini, wanita akan memiliki kecenderungan untuk terus berusaha ‘mengintai’ sebagai aktivitas dan tingkah laku pasangannya dan menghujani pasangannya tersebut dengan segala tuntutan atau permintaan. Dalam kasus lain, ada juga kecenderungan si wanita untuk lekas marah dan ‘ngambek’ pada hal yang ia tidak sukai dalam pola hidup pasangannya, kondisi ini biasanya akan membuat si lelaki akan kebingungan karena pasangannya ‘ngambek’ tanpa alasan yang jelas.

Adapun hal yang sering menjadi faktor atas rendahnya kepercayaan seorang wanita kepada pasangannya adalah bentuk pengkhianatan yang ia dapatkan di masa sebelumnya. Biasanya wanita yang gagal memberikan kepercayaan kepada pasangannya, pernah mengalami ‘break’ atau putus dengan kekasihnya tersebut, sebelum memutuskan untuk menjalaninya kembali. Ketika si wanita memutuskan untuk menerima ajakan mantan kekasihnya untuk ‘balikan’, ia tidak akan mampu memberikan kepercayaan yang sama dengan hubungan sebelumnya.

Memiliki Pasangan yang Tak Mampu Menjaga Sikap

Penyebab Wanita Menjadi Posesif dalam Hubungan Asmara
Sumber Gambar : kumparan.com

 

Poin terakhir ini adalah dorongan yang membuat wanita memiliki sifat posesif, yang sifatnya berasal dari perilaku pasangan atau kekasihnya. Dalam kasus ini, si wanita sering menyaksikan perilaku sang kekasih yang terkesan tidak menghargai kehadirannya sebagai seorang pasangan atau kekasih. Misalnya, si lelaki kurang mampu membatasi sentuhan dengan wanita lain dalam lingkup interaksi yang ia miliki.

Bisa juga si wanita menemukan bukti chat dalam akun jejaring sosial media ataupun aplikasi komunikasi yang dapat digolongkan sebagai hubungan yang lebih dari sekedar teman biasa. Perilaku yang terkesan melewati batas dan kurang menghargai posisi wanita sebagai pasangan atau kekasih ini, tentu akan membuat si wanita menjadi memiliki sifat posesif, sebagai benteng dan usaha terakhirnya untuk menjaga kelangsungan hubungan asmara yang ia jalani tersebut.

You may also like

Leave a comment