Wednesday Oct 20, 2021 05:13

Operation Dagger Singapura, Bar Terbaik Tuk Menikmati Malam

Operation Dagger Singapura, Bar Terbaik Tuk Menikmati Malam

MATA LELAKI - Nama bar ini mungkin terdengar aneh, tetapi Operation Dagger Singapura adalah kiblat dan referensi koktail unik yang membuat minuman ini dapat ditafsirkan kembali dengan cara yang berbeda. Sejak kemunculannya sebagai salah satu bar paling unik dan menarik di Singapura ini pada tahun 2015, Operation Dagger membawa konsep minum ke level baru.

Pendirian bar ini di Singapura mengawali mulai terdorongnya batas-batas pembuatan koktail di sana. Meskipun bar lain telah mulai mencoba menyusul dan menggunakan gaya dan teknik serupa, Operation Dagger masih menjadi tempat yang sangat direkomendasikan untuk Anda menghindari malam yang membosankan di SIngapura.

Operation Dagge

Setelah Anda menemukan bar ini, Anda akan melihat bar ini sangat tidak mencolok di jalan ramai Chinatown Singapura. Interior terbilang bersih dan dekorasi yang sederhana dan rapi. Presentasi minumannya pun mengikuti dekorasi - sederhana dan elegan - yang memungkinkan kreasi Operation Dagger tampil dengan hebat dan mampu dan menggetarkan indera pengunjungnya.

Dengan penawaran perpaduan kuliner inovatifnya yang terbuat dari ramuan herbal, buah-buahan, hasil fermentasi, serta teknik kuliner yang unik, Operation Dagger Singapura adalah bar terdepan di  industri bar Asia selama beberapa tahun terakhir. Bahkan, bar ini masuk dalam  “Daftar 50 Bar Terbaik Dunia dan Asia” setiap tahunnya.

Operation Dagge

Bila Anda masuk melalui pintu bercorak hitam polos di Operation Dagger di Ann Siang Hill Singapura dan berjalan menuruni tangga beton yang bercahaya temaram, maka itu akan memberi kesan seperti Anda masuk ke sebuah lokasi rahasia. Atmosfer “bungker dalam tanah yang asik” menampilkan instalasi lampu yang cantik, dan juga meja beton yang berbentuk batuan  yang sangat mencolok.

Operation Dagge

Botol minuman keras tanpa label yang terlihat berjejer di belakang bar dan dekorasi keabu-abuan menampilkan suasana gelap yang keren, kontras dengan kehangatan staf, lapisan kayu di atas meja yang mengkilat dan tempat duduk bangku berlapis kulit, yang menjadikannya lingkungan menarik serta bersahaja bagi pengunjungnya untuk saling berinteraksi.

Operation Dagger berfokus pada  minuman, dengan daftar menu yang ringkas namun komprehensif dibagi menjadi empat bagian utama: Dangerous Drinking Water, new experimentations; the Operation Dagger Classics dan pilihan sajian minuman mereka yang paling populer, the Natural “Wines”. Semua minuman itu juga disertai dengan suguhan makanan ringan yang sangat unik dan menarik.

Operation Dagge

“the Natural “Wines” mereka (semuanya dengan harga S $ 22+ atau 230 ribu Rupiah) ringan dan menyenangkan, disajikan indah dalam gelas anggur yang elegan. Sajian wine menu Buah naga dan Mangga yang difermentasi selama sepuluh dan delapan hari yang ditambah beberapa bahan lainnya sangat menyegarkan. Metode fermentasi dan pembuatan winenya yang unik menghasilkan rasa wine yang unik pula, tapi tetap  halus.

Koktail Plum ditambah Hazelnut, pada daftar menu  Natural “Wines”, mungkin adalah minuman paling mencengangkan. Campuran wine dari bahan apel, plum, dan hazelnut yang difermentasi selama 10 hari terasa asam tapi gurih. Rasa Hazelnut yang gurih menyalip keasaman apel yang difermentasi, rasa seperti susu segar muncul di langit-langit mulut. Rasanya sangat unik.

Operation Dagge

Menu minuman Chocolate Pinot (S $ 25+) pada pilihan Operation Dagger Classics awalnya diciptakan sebagai cara untuk tidak menyia-nyiakan botol-botol anggur yang belum habis, jadi mereka mencampurkankan vanili dengan coklat mentah. Yang paling menyenangkan dari anggur ini adalah bahwa pinot noir menyimpan semua karakteristik tradisional anggur, yaitu keasaman, tanin, dan aroma berry. Rasanya tampil secara harmonis serta dilengkapi dan diperkaya oleh cokelat dan rasa vanila. Disajikan dingin, koktail ini dengan sempurna dihidangkan dan dituangkan ke dalam gelas.

Secara keseluruhan,  suasana dan keunikan Operation Dagger sangat menarik. Operation Dagger beberapa waktu yang lalu telah mengumumkan rencana kepergian duo pendirinya, Luke Whearty dan Sasha Wijidessa, dan mereka akan digantikan oleh Thomas Girard, yang akan mengambil alih jabatan pimpinan bartender dan direktur kreatif sekaligus.

Thomas Girard sendiri sebelumnya telah bekerja di perusahaan seperti Colebrook Row 69 London yang ternama, dan mulai memulai karier membantu membuka bar seperti Paris 'Le Coq, serta Hexagone, dengan kolaborasi dengan koki berbintang tiga Michelin, Mathieu Pacaud.

Operation Dagge

Operation Dagger telah membangun warisan sebagai bar yang secara konsisten menciptakan kembali konsep baru minuman koktail. Konsepnya dibangun di atas pilar fermentasi dan penyaringan semua komponen yang  menciptakan koktail rumahan yang enak dan setiap menu yang disajikan di bar ini adalah rollercoaster untuk rasa dan pemikiran penikmatnya.

Dengan kepemimpinan baru ini, Operation Dagger akan tetap melanjutkan fokusnya pada model minuman unik yang memiliki beberapa kelezatan dan menyenangkan saat dinikmati, dan dengan juga fokus pada cita rasa, kreativitas, dan layanan yang memuaskan. Girard sendiri dikabarkan akan mulai bkerja di Operation Dagger pada tanggal 10 September 2019 mendatang.

Sumber foto : operationdagger.com

You may also like

Leave a comment