Menikmati Dunia Malam Di Manado Bersama Para Mawar

Menikmati Dunia Malam Di Manado Bersama Para Mawar Dunia Malam Manado

Matalelaki.com - Setiap kota – kota besar di indonesia selalu memiliki sisi kehidupan malam yang sangat menarik untuk diulas. Tidak terkecualoi di Kota Manado, ibukota dari Sulawesi utara ini juga memiliki berbagai macam kisah kehidupan malam hari yang sayang jika anda lewatkan. Tidak kalah dengan kota – kota besar di Pulau Jawa seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Jogjakarta, dan Surabaya, di manado ini juga terdapat banyak lokasi – lokasi hiburan malam yang bisa dikatakan cukup lengkap. Sebut saja kelab malam, spa, panti pijat, karaoke, hingga lokasi tempat berkumpulnya para wanita malam yang menjajakan dirinya. Bagi seorang petualang cinta, Dunia Malam Manado di kota Manado akan terasa sangat spesial.

Mawar vs Kumbang

#
Foto: Saibumi

 

Seperti halnya gadis – gadis di Bandung, kota Manado juga terkenal dengan image wanita berkulit putih dengan badan yang aduhai. Di kota ini juga ada beberapa lokasi terkenal yang menjadi tempat berkumpulnya gadis – gadis malam yang menjajakan diri yang biasa disebut dengan mawar. Sedangkan, bagi para petualang cinta yang mencari mawar, orang – orang sana menyebutnya dengan kumbang. Para mawar ini tidak hanya tumbuh dan berkembang di pusat kota Manado saja, akan tetapi sampai ke daerah – daerah pelosok hingga ke pedesaan. Itulah mengapa banyak petualang – petualang cinta yang dikenal dengan kumbang tidak kesulitan dalam mencari bunga mawar di kota Manado ini.

Para mawar ini kebanyakan berkelompok, hal itulah yang lebih memudahkan si kumbang untuk menemukan mawar yang sesuai dengan kriterianya. Tercatat, kurang lebih ada sekitar 5 lokasi di Kota Manado ini yang menjadi tempat berkumpulnya para Mawar di malam hari. Yang menarik adalah, lima dari 6 titik tersebut beroperasi secara terang – terangan, namun satu tempat yang belum banyak diketahui orang letaknya tertutup. Jumlah tersebut baru lokasi yang biasa dipakai berkumpulnya para mawar,belum termasuk mawar mawar lainnya yang menggunakan aplikasi media sosial. Salah satu lokasi di sekitar Jl. Sam Ratulangi, tarif yang ditawarkan berkisar antara 700 hingga 1,5 juta rupiah.

Salah satu spot atau lokasi yang dikenal banyak orang berada di Taman Kesatuan Bangsa (TKB). Di lokasi ini banyak ditemui mawar – mawar muda dengan rentang usia antara 20 hingga 30 tahun ke atas. Sementara jika berjalan sedikit sekauh 300 meter dari Taman Kesatuan  Bangsa, terdapat banyak mawar yang mangkal di lokasi ini dengan rentang usia 20 hingga 28 tahun. Lokasi ini persis berada di Jalan Boulevard. Keberadaan para mawar ini beragam, namun ada juga lokasi khusus bagi pecinta sesama jenis yang bisa anda temui di sekitaran lokasi antara Taman Kesatuan bangsa hingga daerah pantai yang terletak tidak jauh dari lokasi tersebut.

Beda Pelanggan, Beda Tarif

#
Foto: Fimela

 

Untuk DC atau Damage Cost yang harus dikeluarkan untuk menggunakan jasa para mawar ini berkisar antara 200 hingga 350 ribu rupiah untuk sekali main. Harga tersebut berbeda dengan harga yang ditawarkan di area Jl. Sam Ratulangi yang memiliki harga minimal 700 ribu rupiah. Harga yang terjangkau untuk ukuran mawar muda membuat lokasi ini banyak dikunjungi oleh para pecinta dunia malam di kota Manado. Harga tersebut adalah harga final setelah anda melakukan negosiasi dengan mawar pilihan anda. Biasanya mereka akan membuka harga di angka 500 hingga 600 ribu rupiah. Namun jika anda pandai bernegosiasi, dengan harga 200 ribu rupiah pun anda sudah bisa bermain dengan mawar di sana.

Selain dari pengunjung lokal, tidak jarang juga ada banyak wisatawan mancanegara yang ingin mencoba jasa pelayanan dari mawar ini. Namun tentunya untuk harga yang dipatok lebih tinggi dari harga yang ditawarkan kepada wisatwan lokal. Harga yang ditawarkan oleh para mawar ini tergantung dari harga kamar hotel . sebagai ilustrasi, jika tamu tersebut menginap di hotel dengan harga 500 ribu rupiah per malam, maka si mawar akan memberikan penawaran harga di atas harga kamar hotel. Misalnya 650 ribu hingga 1 juta rupiah. Hal itu tentunya belum harga negosiasi antara si calon pengguna dengan si Mawar itu sendiri.

Banyaknya mawar dengan kulit putih bersih dan badan yang terawat membuat lokasi ini tidak pernah sepi. Hampir setiap Mawar yang berada di lokasi ini tidak pernah absen kedatangan tamu setiap malamnya meskipun hanya sekali main. Yang menarik, lokasi ini tetap buka meskipun saat bulan puasa. Rata – ata, para mawar bisa anda temui mulai pukul 8 hingga pukul 4 dinihati WITA. Kemudahan dalam bernegosiasi dengan para mawar ini akan sangat terasa karena tidak menggunakan calo / perantara mucikari. Sebagai tambahan informasi lagi, tidak semua mawar menawarkan harga termasuk kamar. Terkadang, ada mawar yang memberikan harga murah, namun harga kamar ditanggung oleh pelanggan.

Jangan lakukan Hal Ini!

#
Foto: Suara

 

Namun, ada beberapa aturan tidak tertulis jika anda berkunjung ke lokasi ini, yakni jangan pernah bertanya apakah mereka rutin melakukan pemeriksaan hingga terbebas dari penyakit kelamin. Jika demikian anda lakukan, maka siap – siaplah untuk ditinggalkan dengan mawar pilihan anda. Meskipun banyak mawar yang menjajakan dirinya, namun mereka memiliki aturan harus menggunakan pengaman ketika eksekusi. Meskipun menjamurnya mawar di lokasi itu, tidak menutup kemungkinan memicu berkembangnya penyakit kelamin atau pun HIV AIDS. Namun tidak ada salahnya juga bagi anda yang ingin mengunjungi lokasi ini menggunakan pengaman saat bermain. Memang, ada mawar yang sudah menyiapkan alat kontrasepsinya sendiri untuk digunakan oleh tamunya.

Gemerlap dunia malam di kota – kota besar memang tidak akan habis diulas dalam satu tulisan saja, namun dengan adanya ulasan singkat dari tulisan ini, setidaknya memberikan anda gambaran bagaimana dan apa yang harus dipersiapkan jika suatu saat anda diberi kesempatan untuk berkunjung ke lokasi wisata penuh kenikmatan dunia ini.

Leave a Comment