Mencoba Kelezatan Bir Dicampur Teh dari Australia

Mencoba Kelezatan Bir Dicampur Teh dari Australia Sumber: beergembira.com

MATA LELAKI - Negara Australia tampaknya tidak pernah kehabisan yang namanya inovasi baru. Baru-baru ini, para pecinta bir dihebohkan dengan sebuah fenomena unik, yaitu diciptakannya minuman yang merupakan campuran antara teh dengan bir dan dapat diminum. Minuman ini pun viral di berbagai forum dan social media, terutama untuk kalangan pecinta bir. Terbukti dari banyaknya hastag #beertea yang bisa anda lihat sendiri di instagram.

Adalah Victoria Bitter, yang merupakan sebuah perusahaan pembuatan bir dari Australia. Perusahaan ini, memadukan antara dua minuman terkenal, yaitu bir dan teh menjadi minuman lezat yang patut dicoba. Perpaduan keduanya, menjadi sebuah teh yang mempunyai cita rasa bir. Unik dan menarik, tak heran jika minuman ini sempat viral di para pecinta bir dan minuman alkohol.

#
Sumber : Beerbergembira

 

Victoria Bitter, memang bukan pemain baru di pembuatan bir. Mereka sudah ada sejak tahun 1854 dan mengeluarkan berbagai minuman bir inovatif. Salah satunya yang terbaru adalah kantong teh dengan rasa bir non-alkohol. Yang menarik, dari produk terbarunya itu, bukan hanya dari segi rasa saja, tapi minuman satu ini, mempunyai aroma bir yang dibuat dengan menggunakan hop dan daun teh hitam, sehingga bisa dipastikan jika pecinta bir juga akan doyan meminum teh ini.

Jadi, sama seperti teh, anda bisa menikmati bir ini di pagi hari, siang dan malam hari. Bahkan minuman ini menjadi teman cemilan, juga bisa sambil menonton berita dan pertunjukan drama di televisi.

Dengan begitu, para pecinta bir kini dapat menikmati kelezatan bir kapan saja. Pagi hari untuk teh rasa bir dari Victoria Bitter, sedangkan malam hari bisa menikmati bir favorit pilihan. So, apakah anda tertarik untuk menikmati bir satu ini? Semoga saja ya, Victoria Bitter mau mengekspor minuman ini di Indonesia. Bisa dimulai dari wilayah Bali terlebih dahulu. Selain itu, semoga saja brewing lokal dari Indonesia tidak kalah berinovasi, menghasilkan bir yang bisa dieskpor ke luar negeri.

Leave a Comment