Melihat Proses Pembuatan Stark Beer: Craft Beer Pertama di Indonesia

Melihat Proses Pembuatan Stark Beer: Craft Beer Pertama di Indonesia Sumber: beergembira.com

MATA LELAKI - Bagi anda para pecinta bir, tentu saja anda sudah tahu kalau tren craft beer di Amerika telah mendominasi aspek perekonomian daya hidup dari sejak lama. Di Indonesia sendiri, kemunculan dari craft beer sempat dipertanyakan, apakah ini bisa menjadi budaya populer dari kalangan para pecinta bir di Indonesia, atau akan menghilang dalam waktu yang singkat. Dimulai dari tahun 2016, Stark Craft Beer Garden yang berbasis di Bali muncul dengan craft beer miliknya. Anda yang orang Bali, patut bangga dengan kabar ini.

#
Sumber: Trip Advisor

Craft beer merek mereka, disebut-sebut sebagai craft beer pertama yang ada di Indonesia. Ini membuktikan, kalau kehadiran craft beer sudah dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia. Sampai saat ini, Stark Craft Beer sudah menyajikan bir domestik dengan kualitas premium yang tidak kalah dengan bir buatan luar negeri.

Perusahaan Stark sendiri membuat craft beer dengan proses pengelolahan yang sangat profesional. Mereka menggunakan bahan-bahan alami dan bahan terbaik. Pembuatan craft beer sendiri dilakukan di bawah kaki gunung Singaraja, Bali. Para brewer di Stark memanfaatkan dan menggunakan bahan-bahan alami, seperti mata air terbaik dari pegunungan serta bahan dasar pembuatan bir yang lezat.

Sebelum air digunakan untuk pemrosesan, air harus terlebih dahulu dipertahankan kandungan mineralnya melalui tiga proses. Mulai dari penyaringan, setelah itu air diolah dengan bahan dasar pembuatan bir, seperti barley, wheat oats dan juga hops. Untuk bahan lainnya, tergantung dari jenis bir yang diproduksi.

Craft beer yang diproduksi oleh Stark bisa dibilang cukup berbeda dari yang lain, terutama untuk soal citarasa yang memang berbeda dan tidak dapat ditemukan di tempat lainnya. Ada beberapa jenis bir yang diproduksi oleh Stark, mulai dari Wheat, Dark Wheat, Indonesian Pale Ale, Low Carbohydrate Lager, Lychee Ale, dan Mango Ale. Masing-masing bir tersebut, semuanya mempunyai citarasa dan keunikan yang berbeda. Apakah anda berniat mencoba craft beer ini?

Leave a Comment