Monday Jul 26, 2021 08:28

Melihat Industri Hiburan Malam dari Berbagai Sisi

Melihat Industri Hiburan Malam dari Berbagai Sisi

MATA LELAKI - Kehidupan malam adalah sebuah kegiatan yang dilakukan masayarakat pada malam hari yang memiliki tujuan tertentu. Tidak jarang, kegiatan di malam hari ini kerap menimbulkan pandangan negatif terhadap masyarakat. Pasalnya, segala sesuatu dilakukan secara tidak wajar, yaitu di malam hari yang seharusnya digunakan beristirahat, namun, bagi sebagian orang hal tersebut menjadi sebuah berkah tersendiri.

Seperti misalnya di kota-kota besar Jakarta, Bandung, Surabaya dan kota lainnya. Para pengusaha yang jeli melihat peluang, menjadikan kehidupan malam sebagai sebuah ladang bisnis yang tentunya bisa menguntungkan mereka. Oleh karenanya tidak heran jika bisnis ini berkembang dengan sangat pesat, apalagi di kota Jakarta yang memiliki berbagai macam lokasi hiburan malam.

Melihat Industri Hiburan Malam dari Berbagai Sisi
Foto: Kabar Bisnis

 

Sebut saja tempat-tempat misalnya diskotek, pub, karaoke, bar, club, lounge hingga panti pijat yang buka secara legal. Dalam sebuah penelitian menyebutkan bahwa setidaknya di Jakarta sendiri ada sekitar 1.300 buah lokasi hiburan malam yang terdaftar dan juga memiliki izin. Pastinya fenomena ini menjadi sebuah ladang bisnis yang menggiurkan.

Dengan menjamurnya berbagai macam lokasi hiburan malam di Jakarta, maka sudah tentu orang-orang yang bekerja pada sektor tersebut berjumlah banyak. Dalam sensus yang dilakukan pada tahun 2011 saja, setidaknya ada sekitar 670.000 orang yang memiliki profesi di lokasi hiburan malam ini. Jumlah ini setiap tahunnya pasti semakin bertambah karena pertumbuhan hiburan malam di Jakarta ini terus naik.

Melihat Industri Hiburan Malam dari Berbagai Sisi
Foto: Bandung Bisnis

 

Pendapatan yang sangat menggiurkan dalam bisnis ini bisa menyerap tenaga kerja dengan jumlah yang sangat banyak. Pekerja malam termasuk dalam sektor pekerjaan informal. Namun, dengan diiming-imingi penghasilan yang besar mereka tetap melakoni pekerjaan tersebut. Memang tidak salah, selama hal tersebut bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Dengan raupan penghasilan yang besar tersebut, sektor hiburan malam ini juga bisa memberikan kontribusi untuk pemerintah daerah. Hal ini masuk ke dalam PAD atau Pendapatan Asli Daerah yang ada di Jakarta. Yang lebih mencengangkan, PAD dari sektor industri hiburan malam ini menempati posisi 2 setelah pajak kendaraan yang menyumbang pemasukan.

Melihat Industri Hiburan Malam dari Berbagai Sisi
Foto: CeknRicek

 

Dari sektor industri hiburan malam ini saja, pemerintah Provinsi DKI Jakarta bisa mendapatkan pemasukan sekitar 2,5 triliun. Apalagi saat ini pemerintah setempat mengeluarkan kebijakan berupa kenaikan pajak yang tadinya 10 persen menjadi 15 persen kepada para pengusaha hiburan malam. Bisa dihitung berapa besar pemasukan yang diterima oleh Pemprov.

Tidak hanya memiliki jumlah yang menarik dalam hal kontribusi daerah, bagi para pekerja hiburan malam juga mendapatkan keiuntungannya. Rata-rata mereka bisa mendapatkan sekitar 7 hingga 8 juta Rupiah per bulannya. Jumlah ini pastinya jauh melebihi UMR Jakarta yang berjumlah setengahnya dari penghasilan per bulan mereka. Itupun tidak ada potongan.

Melihat Industri Hiburan Malam dari Berbagai Sisi
Foto: Merdeka

 

Jumlah tersebut, belum termasuk tips yang terkadang diterima dari para tamu yang datang ke lokasi hiburan malam tersebut. Melihat pendapatan yang tinggi tersebut, rasanya akan sulit jika memangkas lokasi hiburan malam. Karena bisa memberikan kontribusi yang sangat banyak baik itu kepada pemerintah setempat atau kepada para pekerja di lokasi hiburan malam itu.

Akan tetapi di balik keuntungan yang bisa didapatkan tersebut, terdapat fakta menarik namun bisa membuat miris. Rata-rata para pekerja yang berkecimpung dalam hiburan malam tersebut adalah korban PHK, janda, kemudian anak-anak yang mengalami broken home. Standar kompetensi bekerja yang ketat membuat mereka kesulitan untuk bekerja pada sektor formal.

Oleh karenanya, bekerja pada industri dunia malam dipilih sebagai alternatif mereka untuk bisa bertahan dari kerasnya hidup di ibukota. Untuk bisa bekerja di hiburan malam ini, yang mereka butuhkan hanyalah kecantikan dan juga kecakapan dalam memberikan jasa atau layanan kepada para tamu yang hadir.

You may also like

Leave a comment