Lebih Parah dari Stres, Pandemi Bisa Mempengaruhi Gairah Seks

Lebih Parah dari Stres, Pandemi Bisa Mempengaruhi Gairah Seks Sumber: Liputan6

MATA LELAKI - Sudah hampir 6 bulan, kita melewati tahun 2020 dengan menghadapi pandemi global Covid-19. Dimana, gara-gara pandemi global ini, banyak mengubah kebiasaan masyarakat dan juga ekonomi hampir di seluruh dunia. Salah satu habitnya, kita jadi lebih banyak mencuci tangan, sering memakai masker kemanapun, membawa hand sanitizer dan juga bekerja dari rumah. Contoh lain yang berubah dari masyarakat, adalah gairah atau keinginan seks di tengah wabah pandemi ini. Hal ini bisa dilihat, meningkatnya gairah seks, sampai-sampai angka kehamilan justru semakin meningkat.  

Bisa dimaklumi memang, gaya bekerja yang berubah, dimana akhir-akhir ini masyarakat mengadopsi gaya bekerja WFH atau work from home. Hal itu memungkinkan pasangan lebih sering bertemu dan bercengkrama. Seks sendiri juga dilakukan banyak pasangan, untuk mengusir kebosanan mereka selama pandemi. Tidak heran, kalau kita sering mendengar di berita kalau angka kelahiran menjadi meningkat. 

#
Sumber: Mallorcra Photographer


Padahal kalau dipikir-pikir, pandemi ini justru lebih banyak menghasilkan stres dan pikiran bagi orang-orang. Dalam penelitian yang dilakukan oleh AASECT, Jessa Zimmerman, kehidupan seseorang di masa pandemi ini justru lebih banyak tertekan dan jika dikaitkan dengan gairah seksual, orang akan lebih menghabiskan waktu untuk membersihkan kamar, merawat tanaman, atau memasak dibandingkan berhubungan seks.

Ternyata Lebih Bergairah Ketika Pandemi

Ternyata anggapan tersebut, berbeda dengan yang terjadi di lapangan. Orang-orang justru cenderung melakukan hubungan seks untuk menghilangkan stres mereka. Seks dianggap sebagai salah satu cara mendapatkan kepuasan fisik dan jiwa, di tengah kondisi pandemi yang parah seperti ini. Seks menjadi sebuah kesenangan dan "entertainment" bagi para pasangan, untuk bisa menyegarkan pikiran dan mental mereka. 

Apalagi di tengah karantina seperti ini, pasangan akan lebih banyak menghabiskan waktu berdua. Hal ini, memungkinkan mereka bisa lebih mesra dan dekat secara emotional dan juga seksual. Keintiman antara pasangan, ternyata bisa lebih terjalin di tengah pandemi ini. Pasangan jadi bisa saling bekerja sama, saling membantu dalam urusan keluarga, ekonomi dan keuangan. 

Leave a Comment