Wednesday Oct 27, 2021 13:28

Kisah DJ Van yang Menjadi DJ Karena Patah Hati

Kisah DJ Van yang Menjadi DJ Karena Patah Hati

MATA LELAKI - Wabah virus Corona yang saat ini sedang melanda dunia mempengaruhi hampir semua sektor terutama di sektor hiburan. Ada banyak para seniman dunia hiburan yang terpaksa harus menelan pil pahit karena sepi pekerjaan. Akan tetapi, bagi Male DJ yang satu ini, wabah virus Corona ini tidak membuatnya patah arang untuk terus berkarya.

Adalah DJ Van, salah satu Male DJ yang merupakan lulusan dari Topten DJ School yang ada di Bali. Dirinya bersama dengan ketiga rekannya membentuk DJ Grup bernama Divhaos yang merupakan singkatan dari para personilnya. Ada alasan yang biisa dikatakan cukup unik mengenai DJ Van ini ketika bergabung di dunia DJ.

Tidak seperti DJ lainnya yang memutuskan untuk memilih profesi ini sebagai hobi, DJ Van justru memilih menjadi DJ karena dirinya patah hati. Hal ini terjadi ketika tahun 2017 silam di mana dirinya ditinggal nikah oleh seorang wanita. Untuk menenangkan hati, DJ Van pergi ke Bali untuk berlibur sekaligus menenangkan pikirannya.

Kisah DJ Van yang Menjadi DJ Karena Patah Hati
Foto: Bali Express

 

Selama “pelariannya” inilah dirinya sering mengunjungi berbagai kelab malam di Bali dan mulai mengenali musik EDM. DJ Van kemudian banyak bergaul dengan para DJ yang menjadi residen di sana dan sudah mulai akrab. Atas saran dari salah seorang temannya yang juga seorang DJ, Van kemudian diarahkan untuk menjadi seorang DJ.

Selama hampir dua bulan dirinya mengikuti kursus singkat di sebuah sekolah DJ. Di sana dirinya belajar berbagai macam teknik mulai dari menggunakan alat-alat DJ, kemudian teknik MC DJ serta mempelajari berbagai genre musik EDM. Dirinya kemudian mendapatkan pekerjaan di kelab malam yang ada di Bali dengan menjadi Male DJ.

Tidak hanya aktif di atas panggung, dirinya juga aktif dalam beberapa kegiatan sosial bersama dengan teman-teman dari Australia. Komunitas sosial ini melakukan berbagai macam kegiatan seperti misalnya membersihkan pantai, dan juga mengadopsi anjing-anjing jalanan yang ada di Bali untuk diurus. Pria kelahiran 18 Mei 1995 ini mengaku mendapat banyak teman dari profesi yang ia jalani.

You may also like

Leave a comment