Ketika Meminum Bir Non Alkohol Semakin Populer di Jerman

Ketika Meminum Bir Non Alkohol Semakin Populer di Jerman Sumber: beergembira.com

MATA LELAKI - Bagi sebagian orang, memilih minuman sebagai pendamping saat makan adalah hal yang penting. Selain sebagai penghilang dahaga, minuman tersebut juga harus pas untuk kulineran, agar makanan yang disantap bisa tambah nikmat saat dicicipi di lidah. Kebanyakan orang tentu saja akan memilih minuman sempurna yang menyegarkan. Bir menjadi salah satu minuman favorit yang dipilih banyak orang. Dari mulai menemani saat sedang santai, ngemil, sampai menikmati berbagai wisata kuliner. Bir sendiri dianggap sebagai penguat, pelengkap dan penghilang rasa yang masih tersisa di lidah. Setiap orang, tentu mempunyai standar rasa sendiri yang berbeda dari bir yang diminum. 

Ada tren terbaru, yaitu orang-orang meminum bir dengan kandungan non alkohol atau 0%. Di Malaysia sendiri, Heineken baru-baru ini mengeluarkan bir dengan kadar alkohol 0,01%. Bir tersebut cocok bagi anda yang sedang kecanduan alkohol dan ingin berhenti, tapi masih ingin menikmati bir dingin nan lezat.

Bir Heineken tersebut juga mempunyai motto "No you can" yang terlampir pada Heneiken 0.0%. Hal ini merujuk pada varian baru minuman tersebut yang dapat dinikmati oleh konsumen kapan saja. Saat makan siang, rapat kerja sampai saat sedang mengemudikan kendaraan. Bir ini sendiri sudah lebih dulu diluncurkan pada tahun 2017 dan menjadi favorit di negara sana. Kadar alkoholnya juga hanya 0.03%, dibandingkan dengan alkohol lain yang mempunyai kandungan alkohol 5%. Dari segi kalori juga, minuman bir ini memiliki 69 kalori per botol, dibandingkan dengan bir merek lain yang mempunyai kalori 150 per botol.

 

 

#
Sumber : Beergembira

 

Selain di Malasyia, di negara Jerman baru-baru ini juga semakin marak tren bir non alkohol. Sebagai salah satu negara yang terkenal sebagai negara bir terbesar di dunia, jumlah penikmat bir di negara Jerman juga cukup tinggi. Kini seolah-olah peminum bir alkohol justru berbalik menjadi peminum bir non alkohol. DI Jerman sendiri, bir dan campuran bir non alkohol berhasil merebut pangsa pasar 6.5 persen pada tahun 2018 lalu. Naik dua kali lipat lebih, dibandingkan dengan sepuluh tahun yang lalu. Selain itu angka penjualan dari bir non alkohol juga meningkat setiap tahunnya.

Untuk angka konsumsi bir di Jerman sendiri mencapai 4 liter pada tahun lalu, dan kini tahun 2019 naik menjadi 5 liter per kepala. Angka-angka tersebut didasarkan pada angka penjualan di pasar, tidak termasuk bir yang didistribusikan ke bar, ataupun restoran-restoran yang ada di Jerman. Kesegaran dan rasa nikmat dari birlah yang membuat bir dinikmati dan diminati oleh hampir semua orang. Sehingga, hal ini mendasari semakin luasnya bir non alkohol yang bisa dinikmati oleh semua orang dari berbagai usia.

#
Sumber : Beergembira

 

Dari tahun 2000, konsumen yang menikmati bir non alkohol didominasi oleh pengemudi kendaraan. Baru pada tahun 2010, generasi muda pun mulai menikmati bir non alkohol. Bir yang mereka suka terdiri dari campuran sifat isotonik yang mengarah pada minuman untuk berolahraga. Sampai saat ini, sudah banyak produsen bir yang menawarkan berbagai bir non alkohol yang bervariasi, misalnya saja percampuran bir dengan soda buah ataupun timun. Lalu ada juga yang mencampur minuman ringan dengan minuman soda lainnya.

Leave a Comment