Jangan Remehkan Rasa Nyeri di Mr. P Anda

Jangan Remehkan Rasa Nyeri di Mr. P Anda Sumber: IDN Times

MATA LELAKI - Mr. P adalah organ intim milik pria yang bisa dikatakan cukup aneh dan juga kompleks. Kalau anda sendiri merasa ada masalah dengan senjata anda, maka segera anda periksa ke dokter yang lebih ahli dan jangan main-main dengan masalah di Mr. P anda itu.

Kalau misalnya anda mengalami nyeri di Mr. P anda, jangan tinggal diam. Anda harus tahu dulu, dimana nyeri yang terjadi dan apa penyebabnya. Misalnya anda pernah nyeri di ujung Mr. P anda, dan rasanya seperti rasa terbakar. Penyebabnya kemungkinan bisa saja shampo atau sabun yang menyelinap masuk ke ujung kepala Mr. P anda. Biasanya akan terasa iritasi, setelah sabun masuk ke dalam yang namanya uretra. Biasanya rasa nyeri itu akan hilang dengan cepat, tapi kalau juga masih lama dan belum hilang, bisa-bisa itu adalah tanda infeksi seksual menular. Terutama bila disertai dengan keluarnya cairan berwarna hijau atau putih.

#
Sumber: IDN Times

 

 

Sedangkan bila saat ereksi Mr. P anda terasa sakit, bisa-bisa terjadi akibat priapisme, dimana anda mengalami ereksi yang begitu lama, tanpa adanya rangsangan seksual, sehingga Mr. P anda akan mengalami ngilu. Selain itu, bisa juga aliran darah pada Mr. P anda tersumbat, dimana darah anda terperangkap dan terjadi terdeoksigenasi yang membuat rasa sakit di Mr. P anda. 

Ini sendiri bisa terjadi, kalau anda sering mencampur obat viagra atau obat disfungsi seksual lain, dengan narkoba seperti kokain atau ekstasi. Jadi jangan pernah anda lakukan itu. Selain itu kalau anda juga pernah menyuntikkan obat disfungsi ereksi di penis anda, maka itu menyebabkan penis anda menjadi nyeri, kalau sudah begitu segera anda periksakan diri anda ke doktor. 

Nah, terakhir kalau testikel atau biji anda seperti menusuk, bisa jadi terstis anda bengkok atau terpelintir. Di sini, akan menyebabkan aliran darah menghambat untuk aliran oksigen yang diperlukan. Segera periksa dan konsultasikan ke dokter, kalau hal itu terjadi kepada anda. Jangan tunggu parah, barulah anda konsultasi, karena bisa jadi sudah terlambat.

Leave a Comment