Inilah Alasan Ratusan Ruang Karaoke di Korea Ditutup

Inilah Alasan Ratusan Ruang Karaoke di Korea Ditutup Sumber: Koreanboo

MATA LELAKI - Kalau anda ingin liburan ke Korea dan ingin tempat karaoke seperti yang ada di drama Korea, sepertinya anda akan sedikit kecewa untuk menemukan tempat karaoke di Korea. Karaoke sendiri di Korea Selatan, memang dipandang sebagai kebutuhan pokok budaya modern. Tidak seperti tempat karaoke di budaya barat, di Korea Selatan biasa disebut dengan noraebang. Ini merupakan ruang pribadi yang kedap suara, dimana orang bebas menyanyikan lagu favorit mereka

#
Sumber: Koreanboo


Bagi banyak warga Korea Selatan dan juga wisatawan, dulunya mereka sangat mudah sekali menemukan noraebang di mana pun, bahkan sampai di daerah terpencil sekalipun di negara itu. Hal ini, telah menjadi kebiasaan yang mengakar di budaya Korea, dimana dengan majunya industri entertaiment korea, noraebang mulai bermunculan juga di seluruh dunia.

#
Sumber: Koreanboo


Namun, terlepas dari sifat noraebang yang sudah tersebar luas, laporan dari berita ini sudah mendokumentasikan kalau tempat karaoke ini sudah keluar dari gaya hidup selama beberapa tahun terakhir ini. Puncaknya pada tahun 2011, dimana jumlah noraebang mencapai 35.316 dan di tahun sekarang hanya berjumlah 2.000 saja.

#
Sumber: Koreanboo


Penurunan tampaknya malah semakin cepat. Menurut data semester pertama tahun 2019 saja, Korea Selatan sudah kehilangan hampir 400 tempat noraebang. Secara tradisional, menyanyi memang dianggap sebagai salah satu cara menghilangkan stres. Budaya noraebang pun mulai berkembang. Kegiatan bernyanyi ini, dianggap sebagai kegiatan yang begitu menyenangkan dan juga santai, walaupun anda tidak bisa bernyanyi.

#
Sumber: Ini Kpop


Salah satu aspek budaya noraebang yang paling umum adalah bisa pergi bersama ke tempat karaoke bersama rekan kerja. Hal ini, bisa menambah keakraban antara rekan kerja dan juga mengurangi tekanan di tempat kerja.

#
Sumber: Ini Kpop


Noraebang sudah dianggap sebagai cara sempurna untuk bisa menggabungkan waktu luang dan bisa mendapatkan kebaikan dari rekan kerja atau bahkan bisa bernyanyi bersama bos mereka. Biasanya, sebagian besar acara dimulai, ketika acara makan malam setelah sudah pulang kerja, di mana rekan kerja juga diwajibkan untuk bisa hadir karena akan dianggap penting bagi staf terkait. Tapi, banyak pendapat yang mengatakan kalau suasananya akan menjadi tegang dan canggung. Untuk itu, budaya perusahaan ini juga sudah telah berubah.

#
Sumber: Koreanboo


Karena jam kerja di Korea rata-rata sudah sangat menurun dan juga perubahan budaya makan malam (hweshik), kini para pekerja dan profesional malah lebih memilih untuk fokus pada kehidupan mereka sendiri, daripada mereka harus menghabiskan waktu tambahan bersama rekan kerja mereka.

#
Sumber: Koreaboo


Disusul lagi, kalau laporan bahwa semakin banyaknya orang Korea Selatan yang ternyata lebih suka pulang lebih awal, untuk mereka bisa menghabiskan waktu bersama diri mereka sendiri atau bersama dengan keluarganya. Hal inilah yang membuat tempat karoke di Korea menurun sangat drastis sekali.

Bagaimanapun juga, noraebang tetap akan terus ada di mana-mana di pelosok Korea Selatan, dan akan selalu menjadi daftar yang harus dilakukan siapa pun orang Korea atau turis yang akan bepergian ke Korea Selatan.

Leave a Comment