Eksistensi DJ di Dunia Malam: Mengasyikkan atau Membosankan?

Eksistensi DJ di Dunia Malam: Mengasyikkan atau Membosankan? Sumber: Prokal

MATA LELAKI - Ada banyak kisah yang bisa diulik dari gemerlap kehidupan malam, mulai dari kegiatan hingga orang-orang yang berkecimpung di dalamnya. Seperti misalnya di kota-kota besar dengan menjamurnya berbagai lokasi hiburan malam. Namun kali ini kami tidak akan mengulas mengenai lokasi hiburan malamnya, akan tetapi pelaku dunia malam tersebut yakni para DJ.

Lokasi hiburan malam memang tidak bisa lepas dari yang namanya Disc Jockey atau DJ. Mereka inilah yang membuat malam-malam anda menjadi gemerlap. Dengan penampilannya di atas panggung dengan aksinya yang memukau. Para DJ tersebut juga memiliki basis penggemarnya sendiri yang berasal dari berbagai kalangan dan juga latar belakang kehidupan.

Eksistensi DJ tersebut membuat mereka harus memutar otak agar bisa membuat penonton puas dengan penampilannya. Tantangan yang harus dijalani seorang DJ adalah bagaimana mereka bisa menghipnotis crowd yang ada menjadi lebih meriah lagi. Setiap DJ pastinya memiliki cara dan juga strategi yang berbeda-beda dalam memperlakukan crowd yang ada di depannya.

#
Foto: FunDJStuff

 

Idealnya, seorang DJ akan memulai musik mereka dengan lagu-lagu yang santai kemudian lama kelamaan mereka akan mulai memainkan emosi dari penonton. Semakin malam, lagu yang diputar juga akan semakin menghentak, dan inilah yang diinginkan oleh para audiens. Mereka ingin musik tersebut bisa melepas semua stres yang mereka hadapi di luar arena panggung.

Sukses atau tidaknya sebuah pertunjukan tergantung bagaimana si DJ itu membawa suasana. Semakin dia bisa memainkan emosi penonton, maka akan semakin banyak penonton yang puas dan menyukai penampilannya. Sebaliknya, jika sang DJ tersebut tampil dengan gaya yang monoton, maka penonton akan merasa jenuh dan malah mengejek penampilan DJ tersebut.

Tidak jarang juga hambatan yang harus dihadapi oleh seorang DJ berasal dari dalam diri mereka. Seperti misalnya karakter yang dimiliki oleh sang DJ tersebut, bisa mempengaruhi perjalanan kariernya. Untuk lebih bisa berinovasi lagi, DJ tersebut juga harus bisa memperbarui informasi mengenai perkembangan lagu-lagu yang ada saat ini di dunia musik.

Dalam hal teknis, ada tantangan tersendiri yang juga harus dihadapi oleh DJ tersebut. Yakni mereka harus bisa meracik lagu yang akan dibawakan sehingga akan enak didengar. Hal inilah yang nantinya akan menentukan apakah DJ tersebut bisa membuat suasana semakin hidup atau justru semakin suram karena ketidakpiawaian DJ dalam menggabungkan lagu.

#
Foto:Tripadvisor

 

Itulah mengapa, untuk menjadi seorang DJ juga harus memiliki pengetahuan dasar, setidaknya tahu teori dalam menggabungkan lagu. Tidak sedikit juga DJ yang ada saat ini hanya menampilkan penampilan fisik saja, namun penampilan dan juga aksi mereka di atas panggung justru terlihat biasa saja. Penonton hanya menikmati fisik, namun tidak menikmatin alunan musiknya.

Dalam sebuah pertunjukan, idealnya seorang DJ harus bisa menampilkan setidaknya 10 buah lagu dengan irama yang berbeda. Biasanya, setlist sebanyak 10 buah itu adalah hal yang banyak dilakukan oleh DJ pemula. Bagi DJ yang sudah senior atau berpengalaman, mereka akan menyediakan 10 lagu lebih dalam sekali pertunjukan.

Ada sebuah cara yang bisa dilakukan untuk bisa membuat gabungan lagu yang enak didengar. Yaitu harus mendengarkan terlebih dahulu lagu yang akan diremix. Dengan demikian, sang DJ akan tahu di bagian mana dia akan menggabungkan musik itu dan juga efek apa yang akan dimasukkan. Kemampuan dasar seperti inilah yang harus dikuasai oleh DJ. Tidak peduli apakah dia belajar otodidak atau lewat sekolah DJ, sense of art mereka harus terbentuk sebelum memutuskan untuk menjadi seorang DJ.

Leave a Comment