Wednesday Oct 20, 2021 05:33

Drone, Man Toys Hobbies atau Equipment Wajib Profesional? Bagian 2

Drone, Man Toys Hobbies atau Equipment Wajib Profesional? Bagian 2

Fungsi dan Pemanfaatan Drone secara Umum di Indonesia

Drone, Man Toys Hobbies atau Equiment Wajib Profesional? 5
Pic Source : ilmupengetahuan.org

 

Untuk pemakaian umum, Drone memiliki 2 fungsi pokok.

  1. Sebagai bagian dari hobi. Drone era sekarang cukup lengkap tersedia dan mudah dibeli melalui berbagai media. Toko khusus drone, toko online atau langsung mendatangkannya dari produsen luar negeri sekalipun, cukup mudah dilakukan. Karena itu, drone sudah menjadi salah satu jenis hobi sebagai kepuasan pribadi. Berbagai alasan seperti sekadar bermain-main hobi, keahlian pengendalian dan kontroling, sekedar pamer dan kemampuan mengambil foto pribadi dalam sudut yang sebelumnya tidak memungkinkan menjadikan drone salah satu hobi pribadi yang cukup berkembang.
  2. Sebagai bagian dari fungsi profesional. Drone dengan kemampuannya mengambil gambar dari atas, hingga ketinggian yang menakjubkan, memikat para profesional di bidang fotografi, jurnalistik, videografi, industri film dan sebagainya. Bagian ini juga memasukan ranah militer karena mereka membutuhkan perangkat advance untuk meningkatkan kemampuan pengawasan dan fungsi militer lainnya.

 

Aturan Resmi Penggunaan Drone Di Indonesia

Fungsi yang luas dari pemanfaat drone menyebabkan pemerintah menerbitkan aturan-aturan dalam menggunakan drone untuk menghindari tindakan-tindakan yang bisa merugikan atau mencelakai orang banyak.

Melalui Undang-Undang Kementrian Perhubungan No. 90/2015 tentang pengendalian pengoperasian pesawat tanpa awak dalam ruang udara Indonesia. Diresmikan pada tanggal 12 Mei 2015 undang-undang ini mengatur berbagai aspek keselamatan pengoperasian drone. Beberapa aturan yang utama adalah pembatasan tinggi terbang drone hingga maksimal 150 meter dari atas tanah. Untuk akses terbang lebih tinggi, pengguna drone bisa meminta ijin tertulis kepada Dirjen Perhubungan selambatnya 14 hari sebelum operasi terbang dibutuhkan.

Aturan berupa pembatasan juga diatur dalam undang-undang tersebut. Larangan menerbangkan drone dalam kawasan bandar udara yang bisa mengganggu operasi keselamatan bandar udara. Juga diatur larangan untuk kawasan terlarang udara, larangan terbang di kawasan udara terbatas yang efektif berlaku sejak tanggal tersebut.

Drone, Man Toys Hobbies atau Equiment Wajib Profesional? 6
Pic Source : jsp.co.id

 

Perkembangan Drone untuk umum di Indonesia

Penggunaan drone di Indonesia selain berhubungan dengan dunia militer, seiring dengan perkembangan drone dan manfaatnya, akhirnya drone berfungsi sebagai kamera canggih. Untuk beberapa profesi yang membutuhkan fungsi kamera teknologi terbaik, drone sangat mempermudah para profesional dalam bekerja. Sejarah drone kamera dimulai dengan perusahaan smart inovative gadget yang mengadopsi kemampuan drone untuk terbang dan kemudahan kontrol yang dibutuhkan dan menyematkan kamera canggih sebagai 'mata di angkasa'.

Penggunaan drone tipe ini memiliki fungsi secara komersial sehingga pada akhirnya kamera drone ini juga digunakan untuk kegiatan sehari-hari. Sama dengan mainan kontrol jarak jauh lainnya, drone memiliki simplicity cara penggunaan yang sama. Drone yang beredar sekarang dapat mengirim file gambar langsung ke smartphone melalui jaringan digital. Mengagumkan bukan?

Tidak sampai di situ saja, perkembangan lebih lanjut dari teknologi kamera drone memungkinkan setiap gambar yang diambil oleh drone disampaikan secara live melalui smartphone yang terkoneksi dengan unit drone. Pemanfaatan dari fitur ini sangat beragam dan riskan menimbulkan gangguan secara lingkungan. Karena itu perlu ditegaskan kembali untuk mematuhi aturan-aturan yang ditetapkan pemerintah dalam mengoperasikan drone.

 

Drone, Man Toys Hobbies atau Equiment Wajib Profesional? 7
Pic Source : malkelapagading.com

Tips Ringan Pemanfaatan Drone

Untuk pemilik dan pengguna drone, beberapa hal mendasar harus diperhatikan. Kesalahan kecil yang dilakukan dalam mengoperasikan drone bisa memberikan dampak kerugian yang besar. Beberapa hal yang perlu diperhatikan, adalah sebagai berikut:

  1. Awasi kondisi cadangan daya (baterai). Baterai adalah sumber daya penggerak drone. Kemampuannya mengalirkan daya listrik sekaligus sebagai tempat penyimpanan daya sangat riskan untuk disepelekan. Apalagi, baterai drone sangat rentan ‘menggembung’ yang artinya baterai dalam kondisi tidak maksimal atau rusak. Karena itu disarankan untuk tidak menghabiskan sisa daya yang dimiliki drone dan setidaknya sisakan 50% kapasitas baterai untuk penggunaan dengan frekuensi aktif, dan minimal 30% untuk penggunaan relatif jarang. Dengan begitu, diharapkan baterai lebih awet dan mencegah sisi manusiawi yaitu menerbangkan drone tanpa memiliki daya yang cukup hingga mungkin terjatuh dan rusak.
  2. Cek dan ricek sebelum operasional. Sebelum menerbangkan unit drone, sebaiknya periksa beberapa hal seperti
  • Kondisi baling-baling. Perhatikan apakah ada keretakan atau cuilan yang terjadi. Jangan terbangkan unit drone yang mengalami kerusakan seperti ini karena bisa mengganggu kontroling terbang unit.
  • Frame atau bodi drone. Jika ditemukan bodi atau frame yang bengkok atau patah, batalkan rencana pengoperasian unit. Perbaiki terlebih dahulu untuk menghindari kerusakan yang jauh lebih parah.
  • Motor penggerak jangan dibiarkan kotor. Bersihkan pelan-pelan hingga mesin kembali bersih dan bisa beroperasi dengan sempurna.
  1. Berhati-hati selalu dalam mengontrol dan mengoperasikan unit drone. Jauhkan anggota badan, terutama jari dan lengan, dari baling-baling drone yang sedang berotasi. Putaran baling-baling drone bisa merobek dan melukai bagian tubuh. Hindari menerbangkan drone di daerah berpenduduk padat dan jangan sampai drone menimpa orang karena bobot drone cukup berat bisa menyebabkan dampak yang serius. Drone yang dipasarkan umumnya memiliki berat 2-8 kg.
  2. Kecepatan angin adalah hal berikut yang harus diperhatikan. Sebagai pesawat, drone tentu saja sangat dipengaruhi oleh aturan aerodinamika sehingga kecepatan angin menjadi faktor external yang paling berbahaya bagi drone. Jangan mencoba mengendalikan drone di kawasan dengan kecepatan angin yang melebihi spesifikasi daya tahan drone terhadap angin. Hilangnya drone karena terbawa angin menjadi kasus lumrah dalam kontrol pengendalian drone.
  3. Kemampuan Pengendali. Tidak butuh seorang ‘avatar’ untuk mengendalikan drone tapi syarat mutlak adalah pengalaman, latihan dan kesiapan mengoperasikan unit aeromodelling. Yang lebih penting juga adalah kemampuan melakukan manuver dalam prosedur yang tepat. Semua itu sekali lagi bisa dilakukan dengan latihan yang rutin sebelum benar-benar mengoperasikan unit drone.

 

Dengan mengerti sejarah drone, asal istilah drone dipakai, perkembangan teknologi drone terutama di Indonesia, aturan-aturan yang membatasi operasional drone demi keselamatan, dan beberapa tips sederhana untuk pengguna drone, semoga rasa tertarik akan drone menjadi semakin besar. Perkembangan drone cukup signifikan dan meski pelakunya masih terbatas untuk kalangan tertentu, drone sebagai hobi bisa menjadi alternatif pria untuk melepas penat dan bersenang-senang dengan waktu luangnya.

You may also like

Leave a comment