Lily Pita, Female DJ yang berawal dari Clubbing

Lily Pita, Female DJ yang berawal dari Clubbing Sumber: Javaparty

MATA LELAKI - Memiliki sebuah hobi yang lain daripada yang lain tidaklah bisa dimiliki oleh setiap orang, karena hobi adalah sebuah kesenangan yang hanya dimiliki setiap individu. Pastinya setiap orang berbeda-beda dalam hal kesenangan. Seperti yang dialami oleh salah seorang Female DJ yakni DJ Pita yang memutuskan untuk menjadi DJ karena hobi clubbing.

Sebagai seorang party goers, DJ Pita dikenal sebagai seorang clubber yang track record clubbingnya sudah tidak perlu ditayakan lagi. DJ Pita sudah mulai menjadi seorang clubber pada usia 19 tahun di mana dirinya pada usia tersebut sudah sering mengunjungi kelab-kelab malam yang ada di Jakarta. Tidak tanggung-tanggung, kelab papan atas di Jakarta sudah banyak dia kunjungi.

#
Foto: Beatport

 

Menjadi seorang clubber juga ternyata berawal dari kesukaannya terhadap musik-musik dengan genre progressive. Melalui genre musik progressive tersebut DJ Pita mulai belajar memainkan piringan hitam dan mulai meramu musik-musik elektronik. Setelah belajar sekian lama, akhirnya DJ Pita mulai menunjukkan tajinya sebagai seorang Female DJ dan bergabung dengan salah satu label rekaman DJ ternama yakni Spinach Records.

DJ Pita sudah banyak bermain untuk beberapa event dan juga kelab-kelab malam yang ada di berbagai kota seperti Medan, Jogja, Bandung dan juga kota Jakarta itu sendiri. Ketika ditanya oleh salah satu awak media apakah dirinya memilih clubber atau seorang DJ, Pita dengan rendah hati dan sambil bercanda, DJ Pita menjawab dirinya memilih untuk menjadi sorang clubber saja karena tidak perlu perform.

#
Foto: Youtube

 

Karier sebagai seorang DJ-nya dimulai pada tahun 1999 silam, di mana dirinya bermain untuk beberapa acara private party yang diadakan oleh teman-temannya. DJ Pita akhirnya mendapatkan gig pertamanya pada tahun 2003 lalu di Embassy Park Jakarta. Setelah tampil di beberapa tempat, dirinya menerima tawaran untuk menjadi residen pada tahun 2003 hingga 2004 di Club Monaco.

Setelah dirinya bergabung denan Spinach Records, kemampuan untuk meramu musiknya semankin meningkat dan bahkan dirinya diundang untuk bermain di beberapa negara seperti Republik Ceko, Slovakia, dan juga Kanada.

Leave a Comment