Profile DJ Diplo, Sempat Merasa Frustasi Sebelum Terkenal

Profile DJ Diplo, Sempat Merasa Frustasi Sebelum Terkenal Profile DJ Diplo, Sempat Merasa Frustasi Sebelum Terkenal

Matalelaki.com - Seorang superstar DJ, produser musik, pemilik label yang inovatif, dan pemegang peran di belakang DJ populer di dunia seperti MajorLazer, Diplo (alias Diplodocus, Wes Diplo, dan Wes Gully) meluncurkan kariernya di dunia musik elektronik dance.  Dengan mixtape mash-up-nya, ia menemukan dan menciptakan suara di mana selera musiknya - pop '80 -an, electronica, hip-hop Dirty South, dan musik utamanya, musik bass Miami.  Proyeknya yang menarik perhatian Hollertronix, dengan kolaborasi bersama DJ Low Budget, dan the Piracy Funds Terrorism, Vol.  1 mixtape, membuat dampak besar pada dunia musik elektro-pop alternatif.  Berkat passionnya di dunia musik, ia mendapatkan sambutan hangat dari para kritikus musik dan pencinta musik elektronik. 

#
Sumber: @majorlazer

Belakangan ini, label rekaman Mad Decent yang dirilisnya menampilkan berbagai genre musik pop, hip-hop, dan dance, sementara proyek grup musik Major Lazer yang merupakan konseptual dari DJ Diplo memadukan dancehall dengan sound system dan efek audio yang menarik.  Pada akhir 2010-an, ia sempat membuat duet super dengan Skrillex (Jack U) dan Mark Ronson (Silk City), keduanya menghasilkan penghargaan Grammy ketika berkolaborasi dengan Justin Bieber dan Dua Lipa.

#
Sumber: @majorlazer

DJ Diplo memiliki nama asli Thomas Wesley Pentz yang lahir di Tupelo, Mississippi, meskipun ia tinggal di beberapa kota berbeda di bagian Selatan, terutama di Florida Selatan. Dia menghabiskan masa mudanya di toko ternak ayahnya dan terobsesi dengan binatang buas seperti manatee, buaya, dan dinosaurus dengan harapan dirinya menjadi seorang ahli paleontologi.  Namun, ia akhirnya menjalani pendidikan dalam bidang studi film, mulai dari beberapa perguruan tinggi Florida tetapi kemudian menyelesaikan gelar sarjana di Universitas Temple pada tahun 2003. Sebelum pindah ke Philadelphia, DJ Diplo telah pindah sementara ke Jepang untuk menikmati liburan dan menghilang sementara dari kehidupan sehari-hari di Amerika.  Dia sempat mengirim rekaman demo yang dibuatnya ke Will Ashon, pendiri label hip-hop independen Inggris, Big Dada Records, dan setelah menandatangani kontrak, dia pindah ke Philadelphia.

#
Sumber: @majorlazer

Untuk menghidupi dirinya selama dan setelah lulus dari Universitas Temple, DJ Diplo melakukan beberapa pekerjaan berbeda di Philadelphia: pekerja sosial, guru privat, karyawan bioskop, dan DJ pertunjukan.  Dia hampir tidak mampu membayar sewa tempat tinggal dan sempat frustrasi yang justru menghambat perkembangan musiknya. Akhirnya la berencana untuk berkolaborasi dengan DJ Low Budget berpikiran sama untuk mengasah skill DJ mereka untuk memulai menjadi DJ klub di Philadelphia, grup musik yang pertama ini mereka beri nama Hollertronix.  Awalnya, mereka hanya membuat grup ini hanya untuk menyalurkan hobi sebagai DJ saja, namun musik-musik yang dibuat ternyata membuat para pengunjung tertarik dan akhirnya  berkembang menjadi subkultur musik dance underground. Di bawah grup musik Hollertronix, Diplo dan Budget merilis mixtape Never Scared yang sangat populer;  mixtape itu terdaftar sebagai salah satu album teratas New York Times di tahun 2003.

#
Sumber: @majorlazer

Tahun berikutnya, Big Dada Records merilis album solo debu DJ Diplo, yang diberi judulFlorida, sebuah lagu yang lebih downtempo berfokus pada melodi dan instrumental yang merupakan gabungan dari tempo  vokal dan ketukan.  Etos kerja yang tak henti-hentinya menghasilkan sejumlah besar CD remis yang diakui di masyarakat.  Hal tersebut membuat DJ Diplo semakin produktif untuk menghasilkan musik yang lebih menghibur, ia juga mulai meluangkan waktunya untuk menghibur anak muda dan memeriahkan jalanan Brasil dengan musik  yang dikenal sebagai funk carioca (juga disebut sebagai baile funk), sebuah turunan dari musik bass Miami. Jadi, tidak mengherankan  bahwa ketika dia membuat label sendiri, Mad Decent Records, sekitar tahun 2005, penandatangan pertamanya adalah grup Funk Carioca Bondo do Role.

#
Sumber: @majorlazer

Pada tahun 2009, label menandatangani perjanjian distribusi dengan Fontana dan Downtown Records.  Rilis kolaboratif pertama mereka adalah Major Lazer, yang merupakan gagasan dari DJ Diplo dan DJ Switch.  Album debut Major Lazer, Guns Don't Kill People ... Lazers Do, muncul pada tahun 2009, tahun yang sama dengan koleksi remix DJ Diplo yang berjudul Decent Work for Decent Pay: Selected Works, Vol.1.

 

#
Sumber: @majorlazer

Pada tahun 2010, Mad Decent mulai merilis series musik Blow Your Head compilation dengan koleksi Blow Your Head: Diplo Presents Dubstep.  Mix CDs (Riddimentary rilis 2011 yang diisi dengan perpaduan musik reggae), EPs (Revoluton Yourselfand 2013, Revolution 2012), EP, album Major Lazer (Free the Universe 2013), dan karya produksi untuk orang lain (termasuk Alex Care's "Too Close" dan Usher's "Climax") pada tahun 2014.  Di tahun yang sama kompilasi lain yang berjudul Random White Dude Be Everywhere juga ditulis oleh DJ Diplo.  Cukup inovatif dan mempunyai kualitas musik yang disukai masyarakat luas, pada akhir tahun 2013, rumah produksi Mad Decent berhasil membuat hits yang populer di seluruh dunia dengan judul Harlem Shake.

#
Sumber: @majorlazer

Pada tahun 2015, DJ Diplo bersama-sama memproduksi beberapa lagu album Madonna yang berjudul Rebel Heart, dan bekolaborasi dengan Skrillex di album Skrillex and Diplo Present Jack Ü. Dalam album Jack Ü, ada juga kolaborasi dengan Justin Bieber dengan lagu berjudul "Where Are Ü Now," dan sempat memenangkan penghargaan Grammy.  Cukup banyak lagu yang diciptakan oleh DJ Diplo dan kolaborasi unggul bersama musisi papan atas, salah satunya yaitu kolaborasinya dengan Dua Lipa dengan single berjudul Electricity yang sempat hits pada akhir tahun 2018 kemarin.  Dengan single tersebut, DJ Diplo berhasil mendapat Grammy ketiganya pada tahun 2019 untuk kategori Best Dance Recording.

Leave a Comment