Dan Griffith, Produser Musik dan DJ Asal Amerika Serikat

Dan Griffith, Produser Musik dan DJ Asal Amerika Serikat Sumber: Huffpost

MATA LELAKI - Memiliki bakat terpendam sejak kecil bisa menjadi salah satu jalan untuk mendapatkan kesuksesan dari apa yang dijalaninya tersebut. Male DJ yang satu ini berhasil membuktikan bahwa dirinya mampu menjadi salah satu DJ top dunia. Dia adalah DJ Gryffin, seorang DJ pria asal Amerika Serikat dengan segudang pengalaman dan juga kisah unik.

Nama aslinya adalah Dan Griifith, dirinya memulai perjalanannya di dunia musik EDM ini sejak tahun 2014 yang lalu. Seperti halnya DJ lainnya, dirinya juga memulai kariernya ini dari remix lagu yang popular dinyanyikan oleh artis lainnya. Seperti misalnya lagu Animals milik Maroon 5, lalu ada Ellie Goulding dengan lagunya Burn.

Sebagai seorang male DJ ternama, dirinya tentu saja sudah pernah menelurkan single miliknya. Tercatat, pada tahun 2016 saja dirinya sudah pernag merilis single yang diberi judul Heading Home, dan juga Whole Heart. Kedua single tersebut adalah hasil kolaborasinya dengan Josef Salvat dan juga Bipolar Sunshine yang juga produser musik.

Dirinya pernah punya pengalaman menarik ketika mengadakan pertunjukan di Bali di mana dirinya saat itu mengikuti ajang Ulyra Bali yang diadakan pada tahun 2016. Ajang tersebut mempertemukan berbagai nama DJ dunia yang kualitasnya sudah tidak perlu diragukan lagi. Mereka semua adalah DJ berbakat yang tampil, termasuk Gryffin asal Amerika Serikat.

Dalam sebuah wawancara, dirinya mengaku sebagai orang baru dalam industri musik dunia terutama musik EDM, namun sebagai seorang musisi, dirinya juga memiliki pendapatnya sendiri mengenai musik yang dia miliki. Gryffin menilai bahwa musiknya tersebut merupakan musik EDM, namun dirinya melakukan beberapa modifikasi terhadap musiknya tersebut agar bisa lebih enak didengar.

Dia memadukan berbagai macam unsur organik dalam musik seperti misalnya suara piano dan juga gitar dengan suara dari live instrument yang dia gunakan. Hal itu ternyata malah bisa membangkitkan semangat positif bagi pecinta musik EDM yang mendengarkan lagunya tersebut. Kurang lebih dirinya mengungkapkan deskripsi musiknya seperti itu.

#
Foto: Run The Trap

 

Dunia musik memang bukan dunia baru bagi seorang Gryffin di mana dirinya sudah pernah memainkan alat  musik sejak dulu. Dua buah alat musik yang sudah dikuasainya adalah piano dan juga biola di mana sejak usia 7 tahun, Gryffin sudah mahir memainkan alat musik tersebut. Namun, apa yang dilakukannya saat ini adalah menggabungkan irama lagu tersebut dengan menggunakan teknologi.

Menanggapi hal tersebut, Gryffin mengaku sangat menyukai apa yang dilakukannya tersebut, yakni menggabungkan unsur musik tersebut ke dalam sebuah irama musik EDM. Selain itu juga dirinya ingin mengenang memori masa kecilnya yang sudah mahir bermain alat musik piano tersebut. Sehingga tidak ada salahnya jika dia bernostalgia dengan menggunakan musik EDM ini.

Seorang musisi pastinya bisa menguasai apa yang disukainya, dan dalam hal ini berarti mereka harus menyukai musik. Akan tetapi, tidak semua musisi terutama produser musik tersebut mau tampil di depan panggung untuk menghibur penonton yang hadir. Sebab, beberapa memilih untuk berkarya di balik layar saja.

Bagi seorang Gryffin, dirinya lebih memilih untuk menjadi “orang studio” di mana dirinya mencurahkan perasaan cintanya terhadap musik tersebut dengan cara meraciknya dari belakang panggung. Akan tetapi, dirinya juga memang harus tampil dengan tujuan supaya bisa terhubung dengan para penggemarnya tersebut. Jadi kedua hal tersebutlah yang menurutnya harus seimbang.

Dengan era digital saat ini, kebanyakan musisi lebih memlih untuk mengunggah karya-karya mereka dalam bentuk digital. Dalam artian, mereka menggunakan situs resmi mereka dalam mengunggah karya. Hal itu juga termasuk salah satu bentuk promosi yang murah namun bisa memberikan efek yang sangat besar bagi perjalanan karier si musisi EDM tersebut.

#
Foto: Insomniac

 

Gryffin mengatakan bahwa dirinya saat ini masih berusaha untuk membuat single terlebih dahulu, meskipun tidak menutup kemungkinan suatu saat pasti akan menelurkan album. Menurutnya, membuat satu buah single saja membutuhkan waktu yang lama, jadi dirinya belum sempat untuk mengeluarkan album. Belum lagi jika dirinya harus berkolaborasi dengan musisi-musisi lain yang ada.

Griffin juga membeberkan sedikit mengenai rahasia dirinya dalam memproduksi sebuah musik di mana dirinya mulai dari alat musik piano, alat musik yang sudah dikuasai secara penuh. Ketika dirinya sudah mendapatkan nada yang pas dalam piano tersebut, kemudian dirinya menambahkan irama gitar dalam lagunya tersebut. Terkadang efek suara aneh juga dimasukkan agar memberi ciri khas tersendiri.

Untuk mencari inspirasi dalam membuat lagu tersebut, dirinya tidak selalu berada dalam studio selama seharian. Hal itu tentunya akan sangat membosankan dan juga membuat pikiran buntu. Oleh karananya dirinya berjalan-jalan ke luar seperti misalnya ke pantai untuk mencari inspirasi dalam membuat lagu-lagu yang enak untuk diracik.

Sebagai salah satu DJ yang sudah malang melintang dalam musik EDM, dirinya juga sudah memiliki banyak pengalaman dalam melakukan tur. Dirinya memiliki pengalaman yang tidak akan terlupakan selama melakukan tur tersebut yakni mengunjungi tempat-tempat baru yang belium pernah dia singgahi. Salah satunya adalah pulau Bali ini di mana dirinya konser dalam ajang besar.

#
Foto: Wegow

 

Ada salah satu fakta unik mengenai seorang DJ Gryffin ini, ternyata dirinya adalah orang yang takut dengan ketinggian. Hal itu dia ceritakan ketika merayakan 1 tahun kebersamaannya dengan kekasihnya di Chicago. Dia melakukan terjun bebas dari pesawat, padahal dia sama sekali takut dengan ketinggian.

Berkarier di dunia muisik EDM tidak cukup hanya dengan mengeluarkan album saja, namun juga harus melakukan berbagai macam tur dan kut serta dalam berbagai ajang musik. DJ Gryffin memiliki harapan ke depannya dirinya bisa menyelesaikan banyak tur di dunia, dan juga menyelesaikan EP miliknya dengan cepat. Ada banyak pekerjaan dan juga musik yang menunggunya di depan.

Leave a Comment