Tuesday Nov 30, 2021 06:42

Bir Pletok dan Bir Kotjok, Minuman Tradisional yang Menyehatkan Tubuh

Bir Pletok dan Bir Kotjok, Minuman Tradisional yang Menyehatkan Tubuh

MATA LELAKI - Negara kita Indonesia selain kaya akan alamnya, juga kaya akan budaya dan warisan kulinernya, mulai dari Bir Pletok di Jakarta sampai Bir Kotjok yang bisa anda temui di kota hujan Bogor. Meskipun kaum millenial, tidak banyak yang tahu bir pletok ini dan lebih menyukai bir modern. Namun sepertinya, eksitensi minuman tradisional khas Betawi ini meningkat di kalangan para pecinta bir. Seperti yang diketahui, Bir Pletok tidak mengandung alkohol dan mampu menghangatkan tubuh bagi siapa saja yang meminumnya, bahkan sampai sampai dijadikan larutan untuk menyembuhkan penyakit di badan.

Bir Pletok dan Bir Kotjok, Minuman Tradisional yang Menyehatkan Tubuh
Sumber : Beergembira

 

Bahkan, baru-baru ini ada yang membuat permen dengan rasa bir pletok dan kini sudah banyak pengusaha yang menjual bir pletok racikannya sendiri dengan desain produk yang bagus dan indah. Selain bir pletok, juga ada bir kotjok yang bisa anda jumpai di jalan-jalan kota Bogor. Sama seperti bir pletok, bir kotjok juga tidak mengandung alkohol. Nah, millenial sendiri masih sulit membedakan antara bir pletok dengan bit kotjok.

Padahal selain berasal dari dua daerah yang berbeda, kedua jenis minuman ini memiliki perbedaan yang mencolok dari proses pembuatan sampai dengan bahan-bahan yang berada di dalamnya. Bir Pletok sendiri berasal dari Jakarta, sedangkan Bir Kotjok berasal dari Bogor. Untuk bahannya sendiri, walaupun sama-sama menggunakan rempah-rempah, perbedaannya terletak di penggunaan dan pemanfaatan kayu secang.  Bir Pletok menggunakan bahan kayu secang ini, sememntara Bir Kotjok tidak. Selain itu, perbedaan sangat jelas juga terlihat dari segi kedua warna bir tradisional ini. Jika Bir Pletok memiliki warna merah, maka Bir Kotjok justru memiliki warna kuning kecoklatan.

Keduanya memang merupakan minuman tradisional dari daerah masing-masing dan bebas dari alkohol. Karena itulah, keduanya merupakan jenis kuliner yang menjadi warisan sejarah budaya Indonesia, dan kita wajib melestarikan keduanya dengan cara ikut menikmati minuman sejarah dan menceritakan serta merekomendasikan kepada teman-teman kita.

Siapa di antara anda yang menyukai salah satu atau bahkan kedua minuman tradisional di atas?

You may also like

Leave a comment