Saturday Sep 25, 2021 04:02

Berkenalan dengan K-Sly, Female DJ Asia Asal Seoul

Berkenalan dengan K-Sly, Female DJ Asia Asal Seoul

MATA LELAKI - Kathleen Taylor adalah salah satu Female DJ yang sudah memiliki nama di kancah hiburan Asia. Bakatnya yang sangat baik tersebut membuat dirinya menjelma menjadi salah satu Female DJ yang berpengaruh, baik itu untuk level negaranya sendiri atau di Asia. Sebagai seorang musisi digital, dirinya juga sudah pernah mengeluarkan album pada tahun 2009 yang lalu.

Memiliki nama panggung K-Sly, Female DJ cantik yang satu ini merupakan wanita kelahiran Seoul, Korea Selatan. Ketika dirinya berusia 7 tahun, Kathleen pindah dari Korea menuju Los Angeles, Amerika Serikat. Dia menyelesaikan sekolah dasarnya di 4 sekolah yakni Los Angeles, kemudian Virginia dan 2 sekolah di Seoul.

Meskipun dirinya memiliki darah Korea Selatan, K-Sly ternyata belum begitu fasih dalam berbahasa Korea. Sejak kecil, dirinya memang sudah diajarkan untuk berbahasa Inggris karena memang menyelesaikan sekolah dasarnya di Amerika Serikat. Namun, seiring berjalanya waktu, dirinya kemudian bisa memahami Bahasa Korea yang orang lain bicarakan, dan sekarang dia mengaku sudah sedikit lancar berbahasa Korea.

Berkenalan dengan K-Sly, Female DJ Asia Asal Seoul

Foto: Instagram

DJ K-Sly sedikit menceritakan bagaimana dirinya bisa menggunakan nama “K-Sly” tersebut sebagai nama di atas panggungnya. Hal itu bermula ketika dirinya bersama dengan teman baiknya bermain menebak karakteristik seseorang dengan menambahkan inisialnya di awal. Karena Kathleen dianggap licik, maka rekannya tersebut menambahkan kata “Sly” pada akhir namanya. Sejak saat itulah nama tersebut digunakan sebagai nama aliasnya.

K-Sly kemudian menceritakan sedikit bagaimana dirinya bisa ikut berkecimpung dalam dunia musik EDM ini. Menurut penuturannya, K-Sly ketika sedang menempuh pendidikan kuliahnya mengikuti salah satu kegiatan radio. Saat itu aliran musik yang dia sukai adalah Hip-hop. Sejak saat itu dirinya mulai memperdalam ilmu DJnya tersebut.

Dirinya juga menjadi salah satu DJ radio di Universitas Kansas di mana saat itu dirinya sudah terpengaruh dengan musik selatan dan juga musik barat di Amerika Serikat. Tentunya, sebagai seorang DJ, dirinya memiliki beberapa sosok yang dianggapnya sebagai inspirator dalam memainkan alat-alat DJ ini ketika dirinya sedang manggung.

Beberapa sosok dia sebutkan seperti misalnya Jezzy Jeff, kemudian juga Q-Bert. Berbicara mengenai fenomena Female DJ seperti saat ini, K-Sly berpendapat bahwa di era 90-an, DJ wanita sangat sedikit jumlahnya. Bahkan dia mengatakan bahwa terakhir kali bertemu dengan Female DJ dari Asia yaitu 5 tahun yang lalu dalam sebuah acara.

DJ K-Sly termasuk salah satu sosok Female Dj yang tidak berhenti untuk belajar agar bisa menjadi lebih baik lagi. Ketika ditanya, apa ada kiat khusus yang dia lakukan sehinggaa saat ini bisa mencapai puncak karirnya sebagai seorang DJ dia menjawab bahwa dia belajar banyak dari DJ lain yang lebih senior dari dirinya.

Dia juga tidak malu untuk menanyakan langsung kepada seorang DJ meskipun DJ tersebut adalah DJ lokal. Dari situ dia bisa mengetahui apa saja yang dikorbankan oleh DJ tersebut sehingga dirinya bisa mencapai posisi saat ini. Hal itu juga yang selama ini menjadi pedoman dari K-Sly di mana dirinya terus belajar dari orang lain.

Setiap DJ, pastinya memiliki lokasi atau acara yang berkesan ketika sedang melakukan pertunjukkan. Begitu juga dengan K-Sly yang memiliki beberapa venue yang menurutnya sangat berkesan dan tidak akan dia lupakan. Saat itu dirinya mengisi salah satu acara musik yang ada di Atlanta dalam konser Outkast Stankonia.

Dirinya merasa terhormat untuk mengisi salah satu acara bersama Stankonia tersebut karena grup hip hop tersebut adalah grup yang dia sukai. Dia juga berterima kasih karena di penghujung acara, K-Sly mendapatkan jaket spesial dari Stankonia tersebut sebagai wujud apresiasinya karena sudah ikut mengisi acara konser.

You may also like

Leave a comment