Ayu Solviana Female DJ yang Memiliki Dua Profesi

Ayu Solviana Female DJ yang Memiliki Dua Profesi Sumber: Tribunnews

MATA LELAKI - Memiliki profesi sebagai seorang DJ memang identik dengan kerasnya dunia malam yang harus dihadapi. Tidak jarang juga mereka harus menghadapi risiko seperti misalnya diganggu oleh orang, kemudian juga rawan akan tindakan kriminal. Akan tetapi, bagi salah satu DJ berikut, siang atau malam bukanlah sebuah halangan karena risiko pekerjaan tidak mengenal waktu.

Dirinya menambahkan jika memang seseorang ingin bekerja di malam hari maka dia harus siap menerima apapun itu risiko yang harus dihadapinya. Jadi, untuk mengarungi risiko bekerja di dunia hiburan terutama dunia musik EDM tidak mengenal siang atau malam. Jika memang orang tersebut berniat nakal, maka siang hari juga bisa dilakukan.

Akan tetapi, DJ cantik bernama lengkap Ayo Solviana ini bercerita bahwa dirinya tidak jarang mendapatkan godaan dari para kaum lelaki ketika sedang manggung. Dia memiliki sebuah trik agar tidak ikut terganggu yakni dengan langsung bergegas diri setelah acara. Hal ini untuk menjaga keselamatannya selama berada di arena pertunjukan.

Dunia DJ bukanlah dunia baru yang ditekuni oleh Ayu, dirinya memang sudah lebih dari tujuh tahun berkecimpung dalam dunia musik EDM tersebut. Awalnya, Ayu adalah seorang karyawan di sebuah sekolah DJ bernama DSX. Perusahaan ini menaungi manajemen DJ dan juga membuka kelas untuk menjadi DJ. Ketika sedang hangout, Ayu sering melihat penampilan dari DJ di DSX ini.

#
Foto: Tribun

 

Akan tetapi, meskipun dirinya bekerja di sebuah sekolah dan juga manajemen DJ, diriya tidak langsung ikut turun sebagai seorang DJ. Ayu sempat beberapa lama bekerja di sebuah rumah sakit yang ada di kota Malang. Selanjutnya, dirinya memulai kariernya sebagai seorang DJ selepas dari rumah sakit.

Dirinya melihat saat itu DJ wanita jumlahnya masih belum terlalu banyak seperti sekarang ini. Dirinya melihat peluang tersebut, dan berpikir jika sudah menjdi DJ pastinya akan mendapatkan honor yang besar. Dia kemudian memilih menjadi DJ alasannya karena bisa bersenang-senang tetapi menghasilkan uang dan bukan membuang uang dengan begitu saja.

Dirinya kemudian memilih untuk menjadi seorang DJ, dan tidak menampik jika alasan menjadi DJ adalah karena materi. Akan tetapi, DJ bukanlah profesi utama yang dilakoni oleh Ayu. Siang hari, dirinya merupakan salah satu karyawan biasa yang bekerja di salah satu perusahaan nasional yang memiliki cabang di kota Malang, Jawa Timur.

Ayu sadar bahwa dunia hiburan adalah dunia yang memiliki banyak keuntungan dalam bidang materi, namun di sisi lain tidak akan ada yang abadi selama seseorang berkecimpung di dunia hiburan. Itulah mengapa dirinya tidak akan meninggalkan pekerjaannya di siang hari, sehingga jika suatu saat dirinya meredup, maka masih memiliki profesi lain.

#
Foto: Tribun

 

Wanita yang lahir pada tanggal 3 April 1987 ini sudah mengantisipasi hal tersebut. Ayu berkaca pada teman-temannya yang berhenti berkarier di dunia hiburan setelah mereka menikah. Sehingga untuk mengantisipasi hal ini, Ayu tidak akan meninggalkan pekerjaannya di siang hari atau di jam kerja sebagai seorang karyawati perusahaan swasta nasional tersebut.

Dirinya juga harus pandai membagi waktu antara pekerjaan dan juga sampingannya sebagai seorang Female DJ ini. Itulah mengapa, untuk mengimbangi hal tersebut dirinya hanya menerima pekerjaan manggung ketika akhir pekan tiba saja. Dirinya juga ikut salah satu les vokal untuk bisa meningkatkan kualitas dirinya dalam dunia hiburan. Gaya yang ditampilkan ketika di atas panggung adalah Performance Act sehingga dia bermain alat turntable sambil bernyanyi dari atas panggung hiburan malam tersebut.

Leave a Comment