Antara Startup dan Cafe, Ketika Perusahaan Teknologi Memilih Bekerja di Cafe

Antara Startup dan Cafe, Ketika Perusahaan Teknologi Memilih Bekerja di Cafe Sumber: Medium

MATA LELAKI - Zaman digital ini, kita bisa bekerja dan berkarya dari mana saja. Artinya, tidak terbatas bekerja di kantor ataupun di ruangan dalam gedung. Apalagi bagi yang sedang merintis perusahaan teknologi atau dikenal dengan nama startup. Jam kerja yang fleksibel, menjadi salah satu keunggulan perusahaan startup. Cafe sendiri, biasanya sudah dipilih oleh para pekerja freelancer dan digital nomad. Dengan akses wi-fi yang kencang, kopi, makanan dan tempat yang cozy. Cafe menjadi pilihan para pekerja startup untuk bekerja sampai meeting. 

#
Sumber: Medium


Cafe sendiri memang menyediakan tempat yang nyaman untuk bekerja. Dari desain interior, furniture sampai tempat yang memang dirancang begitu cozy sekali. Di Jakarta sendiri, sudah banyak para pekerja startup, nomaden, freelancer yang memilih bekerja di cafe. Hal ini sendiri dipilih, karena cafe ada di mana-mana, tempatnya adem dan biaya yang dikeluarkan tidak terlalu mahal. 

Di cafe sendiri saja, anda hanya cukup mengeluarkan uang untuk membeli kopi dan makanan. Tapi disarankan untuk lebih beretika, anda bisa memesan minuman setiap 2-3 jam sekali. Jadi jangan sampai hanya pesan satu minuman dari pagi ke malam, jadi anda tidak dipandang negatif oleh karyawan cafe dan pemilik cafe. 

#
Sumber: We Are Gurgoun

 

Selain nyaman, meja kecil yang private menjadikan alasan para pekerja memilih bekerja di cafe. Karena para pekerja yang datang ke cafe, umumnya hanya membawa laptop, buku dan berkas-berkas yang diperlukan. Simpel, jadi meja kecil di cafe bisa memberikan kenyamanan dan privasi kepada pengunjung cafe.

Selain itu adanya charger di setiap sudut cafe, membuat para pekerja tambah nyaman dan asyik bekerja di cafe ini. Tentunya para pekerja ini, membutuhkan kontak charger untuk mengisi daya laptop dan juga smartphone. Belum lagi harga minuman di cafe yang memang cukup terjangkau untuk kalangan pekerja di Jakarta. 

Dengan uang IDR 30.000 - IDR 50.000, sudah bisa menikmati segar dan panasnya kopi yang sesuai selera. Dengan berbagai alasan di atas, tidak heran banyak perusahaan startup memilih cafe sebagai tempat bekerjanya yang baru. Tempat yang strategis dan mudah dijangkau, tidak perlu biaya sewa, fleksibel, free wi-fi dan harga kopi yang terjangkau, membuat cafe menjadi destinasi baru tempat berkumpulnya ide-ide dan proyek. 

Leave a Comment