3 Club Malam Yang Pernah Terkenal di Masa Jayanya

3 Club Malam Yang Pernah Terkenal di Masa Jayanya

MATA LELAKI - Night club atau klub malam, memang menjadi tempat hiburan malam bagi warga Jakarta. Tempat hiburan di Jakarta, buka sampai larut malam dan konon makin malam makin panas. Klub malam, memang berbeda dengan bar atau diskotik karena dilengkapi ruang tarian dan layanan DJ yang memainkan musik dengan iringan tarian yang biasanya erotis.

Musik yang diperdengarkan dalam klub malam diperdengarkan oleh grup musik secara langsung atau campuran lagu yang dimainkan oleh DJ yang diperdengarkan melalui sistem audio yang serba lengkap. Kebanyakan klub malam mengutamakan genre musik tertentu, seperti techno, house, heavy metal, garage, hip-hop, salsa, dancehall, atau soca.

Jakarta sendiri punya berbagai night club untuk berbagai kalangan. Mulai dari kalangan bawah, menengah sampai kalangan atas. Tinggal sesuaikan dengan budget anda, mau yang murah atau yang mahal tapi berkualitas. Untuk sejarahnya sendiri, diskotek atau tempat hiburan malam pertama di Jakarta berdiri pada 12 November 1970 bernama Tanamur. Pemiliknya Ahmad Fahmy Alhady, anak saudagar Arab, juragan tekstil di Tanah Abang. Dan sejak saat itu, temat-tempat hiburan malam menjamur di Ibu Kota.
 

Nah, kali ini kami akan membahas 3 tempat hiburan malam yang menarik dan terkenal di Jakarta. Terkenal di sini artinya, club itu sempat jaya pada masanya sebelum akhirnya "pensiun" karena berbagai alasan.

 

1. Stadium 

#
Sumber : Liputan6.com

 

Stadium menajdi diskotek favorit warga Jakarta, yang ingin merasakan sensasi hiburan malam Jakarta sekaligus obat terlalang. Hal terakhir tersebutlah, yang membuat diskotek ini akhirnya ditutup oleh pemprov DKI.  Peristiwa tewasnya Bripda Jacky Vay Gumerang yang menjadi salah satu pemicu penutupan Stadium. Anggota Polres Minahasa Selatan, Sulawesi Utara itu tewas overdosis saat dugem di diskotek empat lantai tersebut pada Jumat, 16 Mei 2014. Saat itiu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan, aksi penutupan terpaksa dilakukan karena memang Stadium dianggap sudah kelewatan. Berbagai peringatan sudah disampaikan, namun tak ada perubahan

Memang bukan rahasia umum, kalau Stadium menjadi tempat transaksi narkoba. DI sana, anda bisa bertemu pengedar sampai bandarnya langsung.

 

2. Mile's

#
Sumber : Coconuts

 

Lagi - lagi narkoba menjadi alasan, diskotik legendaris ini tutup. Padahal, Mile's menjadi favorit anak muda untuk mencari hiburan di hari weekend. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menginstruksikan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta untuk menutup tempat hiburan malam Mille's, Mangga Besar, Jakarta Barat, Kamis, 13 Oktober 2016.

Pada waktu itu, polisi sudah sering membongkar praktik perdagangan narkoba di club malam ini. Peringatan bahkan sudah dilakukan beberapa kali, dari zaman gubernur sebelumnya. Sesuai Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2015 Tentang Kepariwisataan, pada Pasal 99 Setiap pengusaha dan/atau manajemen perusahaan hiburan malam yang terbukti melakukan pembiaran terjadinya peredaran, penjualan, dan pemakaian narkoba dan/atau zat adiktif di lokasi tempat usaha hiburan malam, dilakukan pencabutan Tanda Daftar Usaha Pariwisata.

 

3. Alexis

#
Sumber : Merdeka.com

 

Alexis baru - baru ini harus tutup, karena masalah perizinan dan kasus prostitusi. Gubernur DKI Jakarta yang baru yakni Anies Baswedan yang memenuhi janji kamapnyenya dengan menutup Hotel Alexis. Ia tidak memperpanjang izin usaha tempat hiburan malam Hotet Alexis di bilangan Jakarta Utara tersebut demi menjadikan Jakarta kota yang bermoral. Anies mengaku hal tersebut juga dilakukan lantaran menerima banyak laporan dari berbagai pihak. "Ada, ada laporan-laporan dan lain-lain," ungkap Anies.

Nah, 3 tadi club malam yang sempat berjaya di Jakarta sebelum akhirnya harus gulung tikar

Leave a Comment